Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Kisah Bhikuni dan Pilot Bule Padamkan Api di Gunung Klabat Tahun 2015

Gunung Klabat pernah terbakar 2015 lalu. Kala itu asap gunung klabat sampai ke Manado. Ratusan relawan datang untuk menyelamatkan gunung itu

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
DIOLAH TRIBUNMANADO GRAFIS
Pemadaman api di Gunung Klabat yang dilakukan relawan tahun 2015. Ada juga Bhikuni yang membantu memberikan semangat kepada relawan pemadam kebakaran 

Kisah Bhikuni dan Pilot Bule Padamkan Api di Gunung Klabat Tahun 2015

TRIBUN MANADO.CO.ID - Gunung Klabat terkabar akibat musim kemarau. Data yang dihimpun Tribun Manado, luas gunung yang terbakar sudah 30 hektare.

Semua terpanggil menyelamatkan gunung kebanggaan Sulut itu. Sejak gunung itu terbakar pekan lalu, ratusan orang jadi relawan pemadaman kebakaran gunung.

Dari petani, bikers, mahasiswa hingga anggota dewan baru. Semua merasa terpanggil menyelamatkan gunung tersebut.

Gunung itu pernah terbakar 2015 lalu. Kala itu asap gunung klabat sampai ke Manado. Ratusan relawan datang untuk menyelamatkan gunung itu dari terjangan api.

Relawan datang berbagai kalangan, termasuk yang tidak terduga. Seorang Bhikuni.
Bahkan ada relawan yang datang dari Australia. Seorang pilot Australia dengan pesawatnya yang membom gunung itu dengan air.

Terkait dengan kiprah Bhikuni dan Pilot itu berikut reportase Tribun Manado .

BERITA POPULER:

> VIRAL Foto dan Video Durasi 2 Menit Adegan Tak Senonoh Wanita yang Diduga ASN, Ini Tanggapan Pemprov

> KRONOLOGI 4 Anggota KKB Papua Tewas Ditembak Polisi di Aceh, Saling Serang di Mobil Avanza

> 4 Hari Disekap, 4 Kali Santri Disetubuhi Pria Beristri di Rumah Kosong, Terungkap Penyebabnya

Tak mudah menjadi relawan pemadam kebakaran di Gunung Klabat. Seribu satu masalah mereka alami saat berada di markasnya halaman Mapolsek Airmadidi. Dari kekurangan logistik, terbatasnya fasilitas hingga tudingan yang dialamatkan pada tim relawan jika api tidak kunjung mati.

Semua kesulitan itu bisa ditanggung tim relawan, satu di antaranya lantaran kehadiran Bhikuni Panvawati. Panvawati menjadi pembimbing spiritual para relawan dengan memberi nasehat serta penguatan mental.

Ia juga menyumbang logistik serta terlibat aktif dalam kegiatan sehari-hari tim relawan. Kerja Bhikuni berusia sekira 50 tahun ini menuai pujian dari semua relawan. Mereka mengumpamakannya sebagai pelita atau kasih putih di kaki Gunung Klabat.

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO

"Kehadirannya berkesan bagi kami," kata Steven Malonda.

Dituturkannya, niat tulus Panvawati tampak di hari pertamanya menjadi relawan. Panvawati menyumbang makanan. Sudah menyumbang makanan, ia juga bantu memasak. "Kami tersentuh sejak hari pertama," kata dia.

Steven mengatakan, Bhikuni tersebut juga berupaya membudayakan hidup bersih di kalangan relawan. Ia sering membersihkan ruangan. Kotoran apapun akan dipungutnya lantas dibuang ke tempat sampah. Cara itu menular di kalangan relawan. "Ternyata kita bisa bekerja dengan baik jika lingkungan bersih," kata dia.

KABAR ARTIS

> Terkuak Siapa Pemilik Jet Pribadi Syahrini, 1 Sosok Bongkar Fakta: Bakal Diketawain Pemilik Aslinya

> Kabar Terbaru Delon Idol, Menikah Lagi di Bulan November 2019, Calon Istri Sebut Ada yang Membunuh

> Rumah Tangga Syahrini & Reino Barack Diambang Kehancuran, Ini Pengganggunya

Dikatakannya, satu kebiasaan dari Bhikuni itu adalah giat bertanya kebutuhan relawan. Setelah mendapat jawaban, ia langsung memenuhinya.

"Tahu kami kekurangan alat pemadaman api, ia langsung membawakan alat-alat untuk memadamkan api seperti tongkat dengan ujung cagak serta sekop," kata dia.

Jemi relawan lainnya mengatakan, hadirnya Bhikuni itu memberikan kekuatan moral bagi relawan. Dikatakan Jemi, banyak relawan yang patah semangat, setelah mendengar nasehat Bhikuni menjadi bergairah kembali. "Dia selalu memberikan nasehat," kata dia.

Lewat petuah Bhikuni, para relawan diberi landasan spiritual tentang lingkungan hidup. Kata kaya Bhikuni tentang spiritualitas lingkungan hidup banyak dijadikan status facebook oleh relawan.

Hutan adalah milik semua mahluk, dari orang, binatang hingga jin, jika dirusak maka yang jahat di sana akan pindah ke kota," kata dia tentang status FB-nya yang merupakan petuah Bhikuni.

Tak hanya bekerja, Panvawati juga sering berdoa untuk Gunung Klabat. Hal itu dilakukannya dengan bersemedi di dalam tendanya yang berukuran kecil, tepat di depan rumah dinas Kapolsek. Berlangsung saat malam, uniknya, sang Bhikuni sering terus bersemedi hingga pagi.

"Jika tidur ia hanya menyerong badan hingga terlihat seperti terus bersemedi," kata dia. Menurut Jemi, si Bhikuni memang punya keistimewaan. Beberapa hari sebelum bencana kebakaran di eks bioskop happy, Bhikuni itu konon sudah memberi peringatan. "Katanya awas api," kata dia.

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

Minggu kemarin, Bhikuni itu tengah berada di Manado. Sejumlah relawan mengaku sangat kehilangan.

"Jadi sepi tanpa dia," kata seorang di antaranya.

Suasana jadi bergairah kembali saat si Bhikuni, lewat media sosial memberitahu akan kembali. "Ia minta dijemput di Klenteng Kwan Im, katanya ia akan bawa semangka," kata Jemi.

Peter Jones

Warga Manado musti berterima kasih pada Peter Jones. Pria berkebangsaan Australia ini adalah satu - satunya pilot Pesawat Air Traktor AT 802 yang melakukan pemboman air di puncak Gunung Klabat sejak Sabtu (24/10/215).

Berkat pemboman itulah kabut asap berkurang. Warga bisa kembali melihat Gunung Klabat dengan mata telanjang. Senin (26/10/2019) sekira pukul 1 siang, pesawat yang dikemudikan Jones tiba di bandara Sam Ratulangi. Pesawat berwarna kuning itu datang dari arah timur, langsung menuju ke arah hanggar milik Pemprov Sulut. Pesawat itu berhenti pada jarak sekitar 40 meter dari hanggar.

Kedatangan pesawat itu dituntun oleh sebuah mobil pemadam kebakaran. Kokpit pesawat membuka, nampaklah seorang pria jangkung mengenakan baju hitam. Ia menuruni anjungan pesawat dengan tangkas. Langkahnya tertuju ke kiri pesawat. Ia menunduk di bagian bawah kiri pesawat itu, hanya beberapa detik, lantas memberi kode dengan jari ke arah pemadam kebakaran.

PILIHAN EDITOR

> Bahaya Mandi Saat Baru Bangun Tidur, Akibatnya Jantung Berdebar Lebih Kencang, Bahkan Mati Mendadak

> Begini Isi Rumah Dinas Menpora Imam Nahrawi, Miliki Ruang Tamu Unik hingga Lapangan & Kolam Pribadi

> Cinta Ditolak, Pria 51 Tahun Habisi Nyawa Perawat, Sempat Lucuti Baju dan Coba Perkosa Jenasah

Ternyata, Jones membuka penutup tangki pesawat. Kemudian, datang beberapa petugas pemadam sambil membawa selang air. Seorang di antaranya memasukkan selang tersebut ke tangki yang baru saja dibuka Jones.

Jones kemudian balik ke kok pit. Beberapa menit kemudian ia keluar. Namun ia tak turun ke bawah. Dinaikinya sisi pesawat. Dari situ ia membersihkan kaca kokpit sebelah kanan. Setelah itu kiri. Jones juga menyempatkan diri memeriksa bagian bawah pesawat, tempat tangki air berada.

Jones tak menyentuh, hanya mengamati saja. Mesin pesawat sudah menderu - deru. Namun Jones yang berada di lapangan tidak langsung naik pesawat. Namun, ia balik ke ruang VIP lantai satu. Di sana ia mencari minuman. Jones keluar, setengah berlari menuju pesawat. "Nice," katanya singkat kepada Tribun Manado.

Tak lama setelah Jones berada di kokpit, pesawat itu bergerak perlahan, ke arah utara. Take off di tengah landasan. Sejumlah staf bandara mengatakan, Jones mengerjakan sendiri semua pekerjaan di pesawat itu, mulai dari mengisi Oli hingga memeriksa pesawat.

"Padahal kami siap, tapi ia memilih bekerja sendiri," kata seorang staf.

Pada hari Minggu, kata dia, Jones seharian berada di udara. Hari itu, ia melakukan 16 sorti. Satu kali sorti memakan waktu setengah jam. "Siang ia istirahat makan," kata dia.

Kepada sejumlah staf, Jones mengungkapkan dirinya menikmati pekerjaan memadamkan api. Jones mengaku tertarik pada Gunung Klabat.

Kolonel penerbang Djoko Cahyono Dansatgas penanggulangan bencana kebakaran melalui udara kala itu mengatakan, medan Gunung Klabat sangat sulit. Pesawat Jones sempat mengalami turbulensi. "Namun ia berhasil mengatasinya," kata dia. (art)

LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO

SULUT UNITED

> Performa Sulut United Melorot, Mamahit: Bertahan di Liga 2 Target Paling Realistis

> Sulut United Terancam Degradasi, Urutan 10 dari 11 Tim di Klasemen Liga 2 Grup Timur

> Kalah dari Martapura FC, Sulut United Terancam Degradasi

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved