News

Bupati James Sumendap Komitmen Pelayanan Publik di Mitra Semakin Maksimal

“Dengan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental semua pihak dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik, semakin ramah dan semakin simpatik."

Bupati James Sumendap Komitmen Pelayanan Publik di Mitra Semakin Maksimal
ISTIMEWA
Bupati Minahasa Utara James Sumendap dan Kabag Umum Setda Arche Kalalo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANJARBARU - Terobosan-terobosan baru bakal dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Bupati James Sumendap, Kamis (19/09) menghadiri Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental tahun 2019 di Kota Banjar Baru Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo.

Dalam sambutannya Kumolo mengatakan, lima tahun perjalanan Revolusi Mental dan tiga tahun Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental. Merupakan prestasi yang patut dibanggakan bersama bagi sebuah bangsa dan negara.

“Pemerintah bersama masyarakat bersatu melakukan perubahan dari segi sosial, karakter dan mental. Tentunya hal tersebut mengacu kita menuju arah yang lebih baik. Disitu akan terlihat mulai dari perubahan bangsa dengan tujuan yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian secara berbudaya yang berbangsa dan bernegara. Poin-poin tersebut yang merupakan tanggung jawab dan tugas kita bersama baik Pemerintah hingga semua elemen bangsa yang harus dijaga,” ujar Mendagri dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati James Sumendap mengatakan, Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2019 yang bertemakan Revolusi Mental Membangun Karakter Bangsa Yang Kuat dan Berbhineka Tunggal Ika dalam Bingkai NKRI, merupakan salah satu program prioritas dari Presiden Joko Widodo.

“Gerakan Nasional Revolusi Mental harus kita mandati. Ini sangat diperlukan untuk memperbaiki dan membangun karakter Bangsa yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong. Ini penting dalam konteks membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 seperti yang diprioritaskan Presiden RI,” beber Sumendap.

Ia menjelaskan, sejak era reformasi tahun 1998, kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara mengalami degradasi atau penurunan dari berbagai aspek kehidupan. “Perobahan mulai nampak dengan adanya Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental ini, yang dinilai punya peluang yang besar bagi suatu negara dalam meningkatkan pemahaman dan pola pikir yang lebih maju, dan tidak mengesampingkan nilai-nilai kebangsaan, yang didalamnya tersangkut dengan NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika” tandas Sang Gladiator Minahasa Tenggara.

Lebih lanjut Sumendap menambahkan, pelaksanaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental ini juga merupakan sebuah wadah untuk menunjukan berbagai upaya dari Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Daerah terkait Pelayanan Publik yang bisa dilihat dari berbagai sektor

“Dengan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental semua pihak dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik, semakin ramah dan semakin simpatik. Terlebih khusus bagi rakyat Kabupaten Minahasa Tenggara, yang terus mengangkat jiwa kegotong royongan dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat,” pungkas James Sumendap yang didampingi Kaban Kesbangpol Phebe Punoindoong, SH, Kabag Umum Setda Arce Kalalo, SH dan Sespri Bupati Benny H. Ompi, SE. (Ano/rls)

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved