Berita Bolsel

PT JRBM Bantah Janjikan Uang Transport Rp 100 Ribu pada Warga Lingkar Tambang

Pihak manajemen PT J-Resources Bolaang Mongondow (JRBM), Taufik Pontoh, angkat bicara soal tudingan ingkar janji.

PT JRBM Bantah Janjikan Uang Transport Rp 100 Ribu pada Warga Lingkar Tambang
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
PT JRBM Bantah Janjikan Uang Transport Rp 100 Ribu pada Warga Lingkar Tambang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak manajemen PT J-Resources Bolaang Mongondow (JRBM), Taufik Pontoh, angkat bicara soal tudingan ingkar janji.

Yakni terkait yang disampaikan warga desa lingkar tambang Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Soal janji perusahaan melalui CSR, memberikan uang transport Rp 100 ribu dan hanya Rp 20 ribu yang diterima peserta kursus komputer.

Menurut Taufik saat dihubungi, Kamis (19/09/2019) pihaknya tidak ada kesepakatan soal uang transport Rp 100 ribu.

”Kalau uang transport tidak ada, yang ada uang pengganti transport, jumlah Rp 20 ribu untuk tiap peserta per hari,” ujarnya.

Diketahui tudingan terkait biaya transport sebagaimana dikeluhkan oleh seorang oknum pemuda di salah satu Desa lingkar tambang bernama Fadly.

Menurutnya, saat Pertemuan Forum Diskusi Masyarakat (FDM) lingkar tambang di hotel Sapadia, Kota Kotamobagu, beberapa waktu lalu.

CSR sempat mengatakan akan memberikan uang transport kepada peserta kursus senilai Rp 100 Ribu.

Namun sangat disayangkan hal tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

”Setahu saya peserta kursus akan diberikan uang transport sejumlah Rp 100 ribu untuk setiap pertemuan, tapi faktanya hanya Rp 20 ribu saja yang diberikan,” ujarnya.

Lanjutnya, pihak CSR seharusnya jangan ingkar janji.

Agar supaya, tidak timbul praduga yang kurang baik di kalangan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah lingkar tambang.

”Saya rasa biaya transport yang hanya Rp 20 ribu itu tidak akan cukup. Apalagi peserta yang bermukim di desa Onggunoi, dan sekitarnya.

Jarak yang ditempuh sampai ke tempat kursus komputer yakni Desa Torosik, masih sangat jauh, tentu butuh biaya lebih,” tegas dia.

Demikian pula yang dibeberkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Motandoi, Suharto Paputungan.

Dirinya mengatakan, pihak CSR sempat menjanjikan untuk menyediakan uang transport berjumlah Rp 100 ribu, bagi para peserta kursus.

”Kalau di forum, saya memang dengar dari pihak CSR, akan menyediakan uang sakunya Rp 100 ribu, untuk setiap pertemuan.

Tapi untuk kebijakan lebih ke dalamnya saya tidak tahu,” terang Ato, sapaan akrabnya.

Lanjut Ato, ada kemungkinan CSR menyerahkan uang transport ke-tiap-tiap peserta kursus dengan jumlah yang berbeda-beda, sesuai jarak perjalanan yang ditempuh masing-masing peserta.

” Variasinya mungkin agak berbeda-beda, sesuai dengan jarak tempuh,” imbuhnya.

(Tribunmando.co.id/Nielton Durado)

BERITA TERPOPULER :

Baca: Tampilan BCL Pakai Jaket Puluhan Juta Rupiah, Bagian Bawah Justru Seperti Tak Pakai Celana

Baca: 2 Perwira TNI Dikhianati Bawahan saat G30S PKI, Dibunuh Pakai Kunci Mortir, Nyaris tak Ditemukan

Baca: Tampil Pakai Hijab, Kartika Putri Pamer Foto di Samping Kolam Renang, Baju Renangnya Curi Perhatian

TONTON JUGA :

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved