Berita Boltim

Pencairan 296 Beasiswa Anak Asuh Terkendala Administrasi

Pencairan 296 beasiswa program anak asuh di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, terkendala kelengkapan administrasi.

Pencairan 296 Beasiswa Anak Asuh Terkendala Administrasi
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Pencairan 296 Beasiswa Anak Asuh Terkendala Administrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pencairan 296 beasiswa program anak asuh di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, terkendala kelengkapan administrasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim, Oscar Manoppo mengatakan, semua sudah bisa dicairkan, namun ada mahasiswa yang belum melengkapi administrasi.

"Dari 500 anak asuh sudah dicairkan ke rekening mahasiswa 204 orang. Sisanya berkas belum dilengkap," ujar Oscar Manoppo, Kamis (19/09/2019).

Kelengkapan administrasi seperti surat keterangan aktif kuliah terpadu, Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), surat keterangan tidak menerima beasiswa bidik misi dan rekening bank aktif.

Beberapa hal ini yang menghambat proses pencairan beasiswa anak asuh sebesar Rp5 juta rupiah.

Jika berkas sudah lengkap prosesnya bisa langsung dicairkan.

Lanjut dia, ke depan program anak asuh kuotanya bakal diperbanyak jumlahnya 1.000 mahasiswa.

Crisnandi Mamonto, Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengatakan, memang ada beberapa berkas belum lengkap, sehingga belum cair.

"Saya akan datang melengkapi, sebab masih ada tiga berkas harus dilengkapi," ujar Crisnandi Mamonto.

Berkas belum lengkap Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), surat keterangan tidak terdaftar beasiswa bidik misi dan rincian biaya.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved