News

40 Kepala Keluarga Tolak Tempati Rumah RTLH, Meidy Sebut Tidak Layak Dihuni

40 penerima Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan Bolaang Mongondow Timur, menolak tempati rumah pemberian pemda Boltim.

40 Kepala Keluarga Tolak Tempati Rumah RTLH, Meidy Sebut Tidak Layak Dihuni
vendi lera/tribun manado
40 Kepala Keluarga Tolak Tempati Rumah RTLH, Meidy Sebut Tidak Layak Dihuni 

TRIBUNMANADO.CO.ID - 40 penerima Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan Bolaang Mongondow Timur, menolak tempati rumah pemberian pemerintah daerah.

Pada hal rumah ini sudah selesai dikerjakan sembilan bulan lalu oleh pihak ketiga.

Namun belum ditempati hingga sekarang oleh penerima RTLH satu diantara Meidy Robot, warga Tutuyan.

Menurut dia, alasan rumah belum ditempati, karena rumah tersebut belum layak ditempati. Sebab banyak kekurangan seperti tidak memiliki listrik, air, beton rusak, kamar dan lantai belum di timbun serta cor.

"Saya tidak mau tempati RTLH, sebab rumah pemberian rusak," ujar Meidi Robot.

Amatan tribunmanado.co.id, Rabu (18/9/2019), 40 rumah RTLH yang dibangun ditumbuhi rumput. Sebagian besar lantai belum timbun dan cor.

Jendela serta pintu tidak ada. Ada beberapa rumah kondisi memperhatinkan.

Hasril Korompot, penerima bantuan RTLH mengatakan, sudah ada surat pemberitahuan dari Sangadi, untuk segera pindah ke rumah RTLH di kompleks HGU Tutuyan.

"Kami tolak. Karena belum ada biaya untuk membangun rumah tersebut," ujar Hasril Korompot.

Kondisi rumah di sana, hampir 50 persen yang harus dibenahi. Mulai dari pasang jendela dan pintu sampai pengecoran dinding dan lantai dasar.

Kepala Dinas Sosial, Rudi Malah mengatakan, memang rumah tersebut biayanya hanya sampai begitu.

Ada beberapa kekurangan seperti lantai, dinding belum dicor. Pintu serta jendela tidak ada.

"Anggarannya sudah selesai. Namun kami akan usahakan untuk memperbaiki satu atau dua rumah rusak dari 40 yang dibangun," ujar Rudi Malah.

Lanjut dia, Dinas Sosial sudah satu kali menyurat ke Pemerintah Desa Tutuyan untuk segera memindahkan 40 kepala keluarga. Namun sampai sekarang belum terealisasi.

Ke depan Dinas Sosial, sudah anggarkan Rp 30 juta rupiah, lebih tinggi dari tahun lalu Rp18 juta rupiah. (Ven).

Baca: Syuting Film Free Wifi, Ibunda Bawakan Buah Naga untuk David Sondakh

Baca: Jilli Tan : Syuting Free Wifi di Sulut Seru dan Sekalian Pulang Kampung

Facebook Tribun Manado ;

Baca: Beredar Foto Jadul Syahrini Pakai Celana Jeans Ketat Ratusan Ribu, Perut Buncitnya Jadi Sorotan

Baca: Foto Barbie Kumalasari di Amerika Bikin Kaget Ruben Onsu dkk, Foto Lain Jadi Sorotan, Posenya Sama?

Baca: Tampilan Angel Karamoy Curi Perhatian, Pamer Body Goalsnya Saat Pakai Baju Olahraga Ketat

Instagram Tribun Manado :

Baca: Pemerintah Berencana Taburkan Kapur pada Lahan Yang Terbakar di Sumatera dan Kalimantan

Baca: Perempuan Ini Mabuk, Diajak Pria ke Hotel, Dia Kemudian Sadar Ada Yang Hilang

Baca: PERINGATAN Dini BMKG Untuk Rabu 18 September 2019, Wilayah Potensi Hujan Petir

Penulis: Vendi Lera
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved