Renungan

Pdt Nico Gara - Renungan Belajar Taat

Melepaskan sesuatu yang diperoleh dengan susah payah biasanya sangat sulit. Akan teringat berbagai perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatnya

Pdt Nico Gara - Renungan Belajar Taat
ilustrasi 

Pdt Nico Gara

Renungan Selasa, 17 September 2019
Bacaan : Kejadian 22:1-19
Setahun: Daniel 7-9
Nats: Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." (Kejadian 22:2)

Renungan: Belajar Taat

Melepaskan sesuatu yang diperoleh dengan susah payah biasanya sangat sulit. Akan teringat berbagai perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatnya. Namun tidak demikian bagi Abraham.

Ketika ia berusia 75 tahun (Kej. 12:4), Allah memintanya meninggalkan negerinya dan berjanji menjadikannya bangsa yang besar, serta olehnya semua kaum di muka bumi akan diberkati. Padahal istrinya mandul dan sudah tua.

Janji itu mulai digenapi dengan lahirnya Ishak, saat Abraham berumur 100 tahun (Kej. 21:5).

Saat Ishak beranjak remaja, ujian besar dihadapi Abraham ketika Allah memintanya mempersembahkan putranya. Abraham taat tanpa protes.

Pergumulan 25 tahun untuk memperoleh Ishak tidak membuatnya mengutamakan dirinya atau anaknya lalu menomorduakan Allah. Penulis kitab Ibrani menyatakan bahwa ia melakukannya "karena iman", sebab ia tahu bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang dari kematian (Ibr. 11:17, 19).

Jadi ketaatan Abraham berasal dari pengenalannya akan Allah dan relasinya yang intim dengan Dia. I

a belajar taat pada Allah melalui proses yang panjang, disertai jatuh bangun, hingga kemudian ia menjadi "bapa semua orang percaya" (Rm. 4:11).

Jika kita tidak mengenal Allah, tentu saja mustahil menaati Dia. Semakin kita mengenal Dia, semakin kita mengerti bahwa Dia adalah Allah yang menciptakan, mengasihi, dan menebus kita. Kasih-Nya yang sempurna telah dinyatakan melalui pengorbanan Kristus.

Dengan demikian, seperti Abraham, kita pun dapat berjalan dalam iman untuk menaati Dia.(fer)

PENGENALAN YANG BENAR AKAN ALLAH AKAN BERBANDING LURUS DENGAN KETAATAN KITA MELAKUKAN KEHENDAK-NYA.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved