Breaking News:

BJ Habibie Meninggal

Sepucuk Surat Presiden Pertama Timor Leste untuk BJ Habibie, Penyesalan Xanana Kepergian Mr. Crack

“Dia menyampaikan sepucuk, dua pucuk surat, satu surat pribadi, satu surat dari pemerintah. Entah isinya apa, saya belum sempat buka,” kata Thareq.

Kompas TV Youtube
Xanana Gusmao saat kunjungi makam Habibie, Minggu (15/9/2019) Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Xanana Gusmao Sambangi Kediaman dan Pusara BJ Habibie: Saya sebagai Perwakilan Rakyat Timor Leste, https://wow.tribunnews.com/2019/09/15/xanana-gusmao-sambangi-kediaman-dan-pusara-bj-habibie-saya-sebagai-perwakilan-rakyat-timor-leste. Penulis: Tiffany Marantika Dewi Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden pertama Timor Leste, Xanana Gusmao berikan sepucuk surat untuk keluarga BJ Habibie.

Proklamator Timor Leste itu datang ke rumah duka di kediaman BJ Habibie, di Patra Kuningan dan menyampaikan dua pucuk surat kepada keluarga BJ Habibie.

Hal itu disampaikan putra kedua BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, yang ikut menerima kunjungan dari kawan lama sang ayah tersebut. 

“Dia menyampaikan sepucuk, dua pucuk surat, satu surat pribadi, satu surat dari pemerintah. Entah isinya apa, saya belum sempat buka,” kata Thareq. 

Dikutip dari Kompas.com, Thareq menyebutkan bahwa kemungkinan besar surat tersebut berisi tentang ungkapan duka cita atas kepergian Habibie yang merupakan presiden ke-3 Republik Indonesia itu.

Sementara itu, pertemuan Xanana dengan perwakilan keluarga yang berlangsung sekitar 30 menit di dalam rumah mendiang bersifat silaturahim kekeluargaan.

“Lebih kekeluargaan karena beliau berdua cukup dekat dan Pak Xanana benar-benar berterima kasih sama Pak Habibie,” kata Thareq.

Xanana Gusmao bersama Ilham Habibie Tariq Habibie di Kediaman BJ Habibie
Xanana Gusmao bersama Ilham Habibie Tariq Habibie di Kediaman BJ Habibie (Sumber foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Ia menyebut, pertemuan itu merupakan yang pertama kalinya bagi mereka, tetapi kesan humoris sudah ditampakkan oleh Xanana.

Walaupun begitu, ada momen ketika Xanana menunjukkan kedukaannya.

“Beliau menyesal karena tidak sempat terbang untuk bertemu terakhir dengan Bapak. Baru dengar kabar wafat malam hari, besoknya sudah dikuburkan, tidak sempat terbang,” ujar Thareq.

Dalam pertemuan kekeluargaan itu, tidak ada pesan khusus yang disampaikan oleh Xanana.

Halaman
1234
Penulis: Frandi Piring
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved