Ilmu Pengetahun
Partikel Tuhan, Muncul Saat Kelahiran Alam Semesta hingga Penyebab Kiamat
Partikel Tuhan adalah sebutan seorang Fisikawan Lederman dalam bukunya yang terkenal tahun 1993. Buku itu berjudul The God Particle: Jika Semesta
TRIBUNMANADO.CO.ID - Partikel Tuhan adalah sebutan seorang Fisikawan Lederman dalam bukunya yang terkenal tahun 1993.
Buku itu berjudul The God Particle: Jika Semesta adalah Jawabannya, Apa Pertanyaanya?
Partikel itu adalah Higgs Boson, ditemukan oleh ilmuan fisika Peter Higs 50 tahun yang silam.
Higgs Boson inilah yang dikenal hingga kini sebagai "Partikel Tuhan" atau yang dikenal sebagai Higgs tidak pernah teramati, sejauh ini.
Hipotesis pertama muncul pada tahun 1964, di mana Higgs Boson menjadi bagian penting yang hilang dari model yang digunakan fisikawan untuk menggambarkan partikel elementer dan interaksinya.
Teori dan penemuan ribuan fisikawan selama berabad yang lalu telah menghasilkan wawasan luar biasa ke dalam struktur materi mendasar.
"Segala sesuatu di Semesta ditemukan terbuat dari dua belas blok bangunan dasar yang disebut partikel fundamental, diatur oleh empat kekuatan fundamental."
Pemahaman terbaik kita tentang bagaimana kedua belas partikel dan tiga gaya ini saling terkait satu sama lain diuraikan dalam Model Standar partikel dan gaya.
Berita Populer
Baca: Dulu Kaya Raya, Bule Inggris Jatuh Miskin Nikahi Gadis Indonesia: Saya Dihisap Sampai Kering
Baca: Daftar 4 Selebriti Terkaya Indonesia, Ternyata Bukan Syahrini di Posisi No 1, Lantas Siapa?
Baca: Foto Barbie Kumalasari di Amerika Bikin Kaget Ruben Onsu dkk, Foto Lain Jadi Sorotan, Posenya Sama?
Dikembangkan pada 1960-an dan 70-an, telah berhasil menjelaskan sejumlah hasil percobaan dan secara tepat meramalkan berbagai fenomena.
Seiring waktu dan melalui banyak percobaan oleh banyak fisikawan, Model Standar telah menjadi teori fisika yang telah teruji dengan baik.
Partikel Tuhan & Kiamat alam semesta
Higgs Boson adalah sekitar 126 miliar elektrom volt atau sekitar 126 massa proton.
Ini adalah massa yang tepat dan dibutuhkan untuk menjaga alam semesta tetap berada diambang 'ketidakstabilan' .
Fisikawan mengatakan, bahwa keadaa ini pada akhirnya akan runtuh, dan alam semesta akan menjadi tidak stabil. Kesimpulan ini melibatkan bidang Higgs.
Dengan kata lain, "Partikel Tuhan" muncul pada saat kelahiran alam semesta dan bertindak sebagai seumber energinya, kata Lykkes, Fisikawan yang percaya medan Higgs mungkin perlahan berubah.
"Sama seperti materi dapat ada sebagai cairan atau padat, sehingga bidang Higgs, zat yang mengisi semua ruang-waktu, bisa ada di dua negara," Gian Giudice, seorang ahli fisika teoritis di lab CERN.
Mengutip Live Science, saat ini bidang Higgs berada dalam kondisi energi potensial minimum.
Itu diibaratkan seperti berada di lembah di bidang perbukitan. Sejumlah besar energi akan dibutuhkan untuk menaiki bukit.
Jika energi itu sampai ke bukit, beberapa fisikawan berpikir kehancuran alam semesta akan terjadi di sisi lain.
Tetapi perubahan energi (fluktuasi kuantum) dapat memicu sebuah proses yang disebut "tunneling kuantum."
Ini memungkinkan energi tidak menaiki bukit dari lembah, namun medan Higgs akan melalui "terowongan" untuk mencapai bukit berikutnya.
Alhasil, fluktiasi kuantum ini akan menciptakan, ruang hampa kosong antara galaksi dan menciptakan gelembung.
Berita Terkini
Baca: Berawal dari Pijatan, Suami Artis Cantik Ini Selingkuh dengan Mertuanya : Dia Jauh Lebih Tua Dariku
Baca: Kaki Sakit Saat Berjalan, Waspada Penyakit Berbahaya Mengintai
Baca: Kulit Mulus dan Glowing, Victoria Beckham Makan 4 Alpukat Setiap Hari
Nah, gelembung inilah yang berpotensi menciptakan skenario kiamat, menurut Hawking.
Bidang Higgs di dalam gelembung itu akan lebih kuat dan memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada lingkungannya.
Bahkan jika medan Higgs di dalam gelembung itu sedikit lebih kuat daripada sekarang, ia dapat mengecilkan atom, menghancurkan inti atom, dan menjadikannya hidrogen yang merupakan satu-satunya elemen yang bisa ada di alam semesta.
Hubungan Higgs Boson dengan Tuhan?
Hinggs Boson tidak memiliki hubungan apapun dengan Tuhan, secara keilmuwan.
Ini adalah istilah cepat yang menggambarkan efek luar biasa dari medan Higgs Boson, dan pentingnya dalam menentukan massa.
Baca: Pevita Pearce dan Ariel NOAH Kepergok Pakai Baju Couple, Luna Maya Pernah Beri Kode Ini
Baca: BREAKING NEWS : Ribuan Siswa Tumpah Ruah di Halaman Sekolah SMAN 2, Ikut Kegiatan Ini!
Baca: Di Balik Sukses Watford Tahan Imbang Arsenal ada Mia Khalifah
Artikel ini telah tayang di intisari online dengan judul Partikel Tuhan, Penemuan Manusia yang Bisa Hancurkan Alam Semesta Jika Hal Ini Terjadi