Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Karhutla

VIDEO Asap Kebakaran Hutan di Kalsel yang Makin Parah

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat sejumlah wilayah di sana diselimuti kabut asap pekat.

Editor: Rizali Posumah
Humas BPBD Kalsel via tribunnews.com
Pantauan dari udara kebakran hutan dan lahan di Kalsel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat sejumlah wilayah di sana diselimuti kabut asap pekat.

Sebagaimana yang diberitakan Kompas.com, kondisi kabut asap nampak kian mengkhawatirkan di Trans Kalimantan, Kilometer 35, Desa Tungkaran, Kecamata Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Sekitar pukul 10.00 WITA, tampak kabut asap yang begitu tebal di wilayah ini. Jarak pandang hanya 5 meter.

Gapura yang bertuliskan "Selamat Datang di Guntung Panggung" juga hampir tidak terlihat karena tertutup asap tebal.

 Kendaraan baik mobil dan motor terlihat melaju begitu pelan dan hati-hati.

Seluruh kendaraan tampak menghidupkan lampu senja maupun lampu utama.

Tidak terlihat petugas kepolisian di lokasi untuk mengatur lalu lintas atau sekedar berjaga.

Berita Populer

Baca: Intip Potret Kenangan Cantiknya Ibu Ainun Didampingi Habibie saat Hadiri Pernikahan Verlita Evelyn

Baca: Iwan Fals Maju Jadi Calon Wali Kota, Ungguli 6 Kandidat, Kalahkan Sosok Petahana, Begini Hasilnya

Baca: Curi Perhatian! Gaya Puput Nastiti Devi yang Sering Pakai Syal Batik saat Menunggu Waktu Lahiran

Asap pekat juga terasa perih di mata, menggangu konsentrasi pengendara.

Terkait Kebakaran Hutan di Riau, Presiden Instruksikan Jajaran

Kebakaran hutan dan lahan tak hanya terjadi di Kalimantan Selatan, di sejumlah daerah terutama di Kalimantan dan Sumatera juga terjadi hal yang sama.

Namun yang saat ini dampaknya makin parah adalah Provinsi Riau.

Baru-baru iniPresiden Joko Widodo (Jokowi) sampai meminta jajarannya untuk berkoordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kabut asap pekat di Provinsi Riau.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini.

"Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala BNPB Doni Monardo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melalui sambungan telepon pada Jumat malam, 13 September 2019, untuk berkoordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau," kata Erlin dalam siaran pers, Sabtu (14/9/2019).

Berita Terkini

Baca: Kisah Nelayan Maelang dan Anggota TNI Doakan BJ Habibie

Baca: Rokok Bisa Meningkatkan Risiko Tuli, Hasil Penelitian 8 Tahun

Baca: Menpar Arief Yahya Puji Gebrakan Gubernur Olly Dondokambey Buka Rute Penerbangan Manado-Davao

Sementara itu, dalam penjelasannya kepada Biro Pers Sekretariat Presiden, Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan di wilayah yang terdampak karhutla.

“Hasil hujan buatan hari ini (Jumat) hujan di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau,” ucap Panglima TNI.

Hadi mengatakan akan mengirim tambahan pesawat CN-295 dan Hercules untuk kembali membuat hujan buatan dengan skala yang lebih besar.

“Kami tambah pesawat untuk menebar garam langsung 3,5 ton sekaligus dengan pesawat CN,” ujar Hadi.

Menurut Panglima TNI, ia dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah terjun langsung ke lapangan untuk menangani karhutla beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Kepala BMKG juga mengatakan bahwa ada potensi hujan di Provinsi Riau untuk hari ini.

Kepala BNPB telah memberikan keterangan pers pada hari ini, Sabtu, 14 September 2019, terkait langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah dalam upaya pemadaman karhutla.

Berita Terkini

Baca: Liverpool vs Newcastle United, The Reds Tertinggal di Menit ke-7

Baca: Dana Masuk Miliaran Rupiah, Luas Lahan Bandara Loloda Mokoagow Ditambah

Baca: Cerita YouTuber Manado, Opo Raih Rp 60 Juta dan Ratusan Ribu Subscriber dalam Setahun

Doni meminta kepada seluruh elemen, khususnya pejabat-pejabat daerah mulai dari bupati, wali kota, camat, lurah, hingga RT-RW, turut membantu untuk bersinergi melakukan upaya pengendalian karhutla.

"Kita tidak ingin kehabisan tenaga, energi, uang, biaya dan sebagainya hanya karena penanganan belum optimal. Sekali lagi saya berharap bupati, wali kota, camat, lurah lebih peduli," ujar Doni.

Saat ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BNPB Doni Monardo telah berada di Pekanbaru, Provinsi Riau, untuk memimpin langsung pengendalian karhutla.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lewat Telepon, Jokowi Minta Menteri, Panglima TNI, hingga Kapolri Selesaikan Masalah Karhutla di Riau". dan "Video 38 Detik Ini Perlihatkan Kondisi Kabut Asap di Kalsel yang Makin Parah".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved