Kasus Pembunuhan

Ikut Syukuran ditemukannya ABK KM Aleluya, Nelayan Lembeh Tewas di Tikam‎

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Pancuran Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (13/9/2019) 03.00 wita.

Ikut Syukuran ditemukannya ABK KM Aleluya, Nelayan Lembeh Tewas di Tikam‎
Istimewa
Foto pelaku, barang bukti dan korban yang meninggal dunia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Minuman keras (Miras) kembali menjadi satu diantara faktor penyebab terjadinya peristiwa tindak pidana penganiayaan, hingga menyebabkan korban meninggal.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Pancuran Kecamatan Lembeh Selatan (Lemsel) Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (13/9/2019) 03.00 wita dini hari.

Seorang warga Pria Yuscardi Salasa (21) seorang nelayan warga Kelurahan Dorbolaang Kecamatan ‎Lemsel, meninggal karena luka tikaman pada tubuh bagian belakang kiri bawah.

Awalnya, korban dan pelaku berada dalam acara syukur ditemukannya enam diantara sembilan crew kapal KM Aleluya yang hanyut selama sebulan.

Ditengah-tengah acara berlangsung pihak pelaksana acara menggunakan alat musik keyboart, korban bersama lima orang temannya dan pelaku bersama tujuh temannya menikmati acara itu dengan baik dan tertib sambil menikmati miras jenis cap tikus yang dihidangkan pelaksana acara.

Jelang penghujung acara, pelaku menghampiri rekan korban untuk pamit pulang.

Entah kenapa, pelaku langsung memukul rekan korban hingga terjadi perkelahian antara pihak korban dan pelaku.

Satu teman pelaku terjatuh, korban bersama salah satu temannya mendekat lalu dari arah belakang datang pelaku menghampiri korban dan langsung menikamnya dengan sebilah sajam jenis pisau, kena tubuh bagian belakang sebelah kiri bawah.

Korban pun tergeletak di jalan beton dan pelaku bersama rekan-rekannya langsung meninggalkan korban dalam keadaan tak berdaya.

"Iya, benar terjadi kejadian penikaman mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Iptu Raymond Sandewana Kapolsek Lembeh Selatan‎, Sabtu (14/9/2019).

Tak berselang lama, jajaran Polsek Lembeh Selatan berhasil menangkap pelaku di rumahnya Kelurahan Pancuran Lembeh. Ikut diamankan sebilah pisau badik yang dipakai pelaku untuk menikam korban, beserta sarungnya.

Atas perbuatannya, pelaku bakal disangkakan dengan pasal 338 Kitab undang-undang hukum Pidana (KUHP). (crz)

Baca: Iwan Fals Maju Jadi Calon Wali Kota, Ungguli 6 Kandidat, Kalahkan Sosok Petahana, Begini Hasilnya

Baca: Perjuangan Claudia Santoso, Gadis Indonesia yang Guncangkan The Voice Jerman hingga Standing Ovation

Baca: Kecelakaan Tragis, Pesawat Terjatuh, Korbannya 95 Penumpang, Salah Satunya Gubernur

Facebook Tribun Manado :

Baca: Tertumpa Kopi di Kokpit, Pesawat Pengangkut 337 Penumpang Mendarat Darurat, Ini Kronologinya

Baca: Peringatan Dini BMKG Sabtu 14 September 2019, Wilayah Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Baca: Video Viral: Siswa Kejang-kejang hingga Nyaris Tewas saat Bermain Game Online: Petaka Kemalasan

Instagram Tribun Manado :

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado :

Baca: Berdampak Buruk, Jangan Taruh Dompet di Saku Belakang, Bahayanya Bisa Merubah Bentuk Bagian Ini

Baca: Seorang Ibu Terjepit di Jendela Mobil dan Meninggal Dunia, Tak Sengaja Anaknya Melakukan Hal Ini,

Baca: FAKTA Kejadian di KPK, Demo Ricuh, Pimpinan Lempar Tanggung Jawab ke Presiden dan Respon Jokowi

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved