Berita Mitra

Pilhut di 3 Desa Kabupaten Ini Bakal Ditunda, James Sumendap Beber Alasannya!

Dalam sambutan Bupati James Sumendap, dari 100 desa yang awalnya direncanakan menggelar Pilhut, tiga desa di antaranya harus ditunda pelaksanaannya.

Pilhut di 3 Desa Kabupaten Ini Bakal Ditunda, James Sumendap Beber Alasannya!
TRIBUN MANADO/GIOLANO SETIAY
Pilhut di 3 Desa Kabupaten Ini Bakal Ditunda, James Sumendap Beber Alasannya! 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam sambutan Bupati James Sumendap, dari 100 desa yang awalnya direncanakan menggelar Pemilihan Hukum Tua (Pilhut), tiga desa di antaranya harus ditunda pelaksanaannya.

Hal itu ia sampaikan dalam Deklarasi Damai dan Sosialisasi Pengawasan terkait pemilihan serentak, di Aula Sport Hall Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Jumat (13/09/2019).

“Jadi hanya ada 97 desa yang akan menggelar Pilhut serentak ini. Tiga desa lainnya, yakni Ratatotok Muara, Ranoketang Atas, dan Minanga, harus ditunda pelaksanaannya karena hanya memiliki satu calon saja,” beber Sumendap.

Diketahui ditundanya ketiga desa tersebut, akibat dari beberapa calon Hukum tua lainnya gagal saat uji kompetensi lewat Fit and Proper Test yang dilakukan oleh pihak akademisi dalam menguji wawasan para calon pimpinan kepala desa.

Sumendap menegaskan, sebagai pimpinan ke depannya, yakni para calon Hukum Tua harus mempunyai wawasan yang luas dan punya potensi, sehingga saat masa kepemimpinan, bisa mengatur apa yang menjadi kepentingan masyarakat dengan adanya ide-ide brilian dalam membangun desa selama menjabat sebagai Kumtua.

"Bupati dan Hukum Tua punya tanggung jawab yang sama, hanya berbeda pada wilayah pemerintahan yang lebih kecil. Untuk itu, saat ini yang dicari adalah pemimpin yang berkualitas, bukan sekedar hanya punya dukungan, apalagi uang," tegas Sumendap.

Dirinya menambahkan, Sehebat apapun kepala daerah kalau Hukum Tua tak punya kemampuan untuk memimpin, tak pernah punya pengalaman dalam organisasi di Gereja atau Mesjid, tak pernah terlibat dalam sosial masyarakat, hanya karena punya uang lalu ingin menjadi Hukum Tua, maka daerah tersebut sulit untuk maju dan berkembang,” tandasnya.

Dirinya mengajak semua masyarakat untuk bersama menjaga marwa demokrasi, apalagi Mitra menjadi yang pertama di Republik Indonesia, dimana dalam Pilhut menyiapkan panwas dan personil untuk pengamanan, serta melakukan fit and proper tes.

“Saya minta semua tokoh masyarakat, tim sukses, calon dan para pendukung, serta seluruh masyarakat untuk menjadi pemilih yang bijak dan juga bersama pemerintah dan seluruh stakeholder untuk menjaga keamanan selama penyelenggaraan Pilhut,” tutup Sumendap.

(Tribunmanado.co.id/Giolano Setiay)

Baca: Foto Bareng Nagita Slavina Pakai Daster, Outfit Nenek Rafathar Jadi Sorotan

Baca: Antar Penumpang Gadis, Ojek Online Ini Divonis Hakim Lima Tahun Penjara, Ternyata Ini Yang Dilakukan

Baca: Profil Lili Pintauli Siregar, Pimpinan KPK yang Baru, Terkenal saat Kasus Korupsi Anggota Polri

TONTON JUGA :

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved