NEWS

Berbahaya, Tertawa Terlalu Keras Bisa Berakibat Fatal, Rahang Bisa Terkilir dan Tak Menutup Lagi

Jangan sembarangan. Harus berhati-hati. Jika anda tertawa terlalu keras bisa berakibat fatal,.Sudah ada contohnya.Rahang seorang wanita terkilir

Berbahaya, Tertawa Terlalu Keras Bisa Berakibat Fatal, Rahang Bisa Terkilir dan Tak Menutup Lagi
Asia Wire//Ladbible
Tertawa Terlalu Keras, Rahang Wanita Ini Terkilir dan Tak Bisa Menutup Lagi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jangan sembarangan. Harus berhati-hati. Jika anda tertawa terlalu keras bisa berakibat fatal,.

Sudah ada contohnya. Rahang seorang wanita terkilir dan tak bisa menutup lagi.

Berhati-hatilah tertawa. Jangan sembarang tertawa sebab bisa membawa bencana bagi diri Anda.

Ya memang menikmati momen tertawa yang begitu lepas memang menyenangkan.

Apalagi jika tertawa tersebut seperti tak bisa dihentikan karena tergelitik akan humor dari suatu hal.
Namun kejadian nahas terjadi pada seorang perempuan di Tiongkok, dan tampaknya humor atau yang ia tertawai begitu lucu hingga membuat rahangnya terkilir.

Tawa yang menjadi masalah tersebut terjadi pada Minggu (1/9/2019) yang lalu.

Kejadian ini terjadi saat ia berada di kereta berkecepatan tinggi menuju Stasiun Kereta Guangzhou Selatan, yang terletak di ibukota Provinsi Guangdong di Tiongkok Selatan.

Baca: Pengaruhi Kehidupan Saat Dewasa, Inilah Tujuh Pengalaman Positif di Masa Kecil, Didukung Teman-Teman

Baca: Karena Makan Sambal, Belasan Orang Keracunan, Ada Yang Dibawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit

Baca: BREAKING NEWS : Wali Kota Hadir di Tengah Ratusan Orang yang Hendak Bersih Pantai dan Laut

Facebook Tribun Manado :

Baca: BJ Habibie Meninggal, Unduh Lagu BCL - Cinta Sejati, Kisah Romansa Habibie & Ainun, Bersatu Kembali

Baca: Jelang Pelantikan, H2M Dapat Pembekalan dari Lemhanas RI

Baca: Masak Popcorn Dengan Kaleng Bekas Minuman, Gadis 14 Tahun Meninggal Dunia

Instagram Tribun Manado :

Untungnya baginya, Dokter Luo Wensheng dari Rumah Sakit Liwan - bagian dari Universitas Medis Guangzhou - juga tengah menaiki kereta bernomor G2938 dari Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan barat daya, ketika keadaan darurat dan mendesak untuk bantuan medis disiarkan oleh kereta.

Dokter Luo pun mengatakan:

"Saya sedang beristirahat ketika saya mendengar pengumuman yang menanyakan apakah ada dokter (di dalam kereta).

Halaman
123
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved