Berita Ekonomi

Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual

Ratusan pelaku ekonomi kreatif di Sulut ikut dalam Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran HKI Bidang Ekonomi Kreatif di Aryaduta Hotel Manado.

Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual
TRIBUN MANADO/FERNANDO LUMOWA
Ratusan pelaku ekonomi kreatif di Manado dan sekitarnya mengikuti Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Bidang Ekonomi Kreatif di Aryaduta Hotel Manado, Rabu (11/09/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan pelaku ekonomi kreatif di Sulut ikut dalam Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Bidang Ekonomi Kreatif di Aryaduta Hotel Manado, Sulawesi Utara, Rabu (11/09/2019).

Sosialisasi yang melibatkan 159 pelaku ekonomi kreatif ini digagas Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia dan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Ari Julianto Gema, Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf Indonesia bilang sejauh ini ada 8, 2 juta pelaku usaha kreatif di Indonesia.

"Dan yang telah memiliki HKI itu baru 11 persen," kata Ari. Menurutnya, paling dominan ialah usaha kuliner.

Bekraf menargetkan 50 persen dari usaha kreatif di Indonesia telah mendapatkan HKI. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan menggelar sosialisasi dan fasilitas pendaftaran keliling Indonesia.

Kata Adi, sejak 2015 Bekraf telah memfasilitasi sedikitnya 5.671 pelaku ekonomi kreatif di 34 provinsi mendapatkan HKI. "Tahun ini kami targetkan bisa bertambah 2.000 lagi," katanya.

Ratusan pelaku ekonomi kreatif di Manado dan sekitarnya mengikuti Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Bidang Ekonomi Kreatif di Aryaduta Hotel Manado, Rabu (11/09/2019).
Ratusan pelaku ekonomi kreatif di Manado dan sekitarnya mengikuti Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Bidang Ekonomi Kreatif di Aryaduta Hotel Manado, Rabu (11/09/2019). (TRIBUN MANADO/FERNANDO LUMOWA)

Robinson Sinaga, Direktur Fasilitas HKI Bekraf mengatakan, sosialisasi dan Fasilitasi itu digelar di delapan kota di Indonesia.

Selain Manado, sebelumnya sudah digelar di Deli Serdang, Bandar Lampung, Tangerang, Gorontalo, Batam, Semarang dan Balikpapan. "Manado kota terakhir penyelenggara kegiatan ini," ujar Sinaga.

Sosialisasi ini digelar karena rendahnya tingkat pendaftaran HKI di tengah pelaku usaha ekonomi kreatif. "Selain itu biayanya relatif mahal," katanya.

Bekraf Indonesia memberi pemahaman tentang HKI, pentingnya HKI dan perlindungan hukumnya. Sekaligus membantu komunitas pelaku ekonomi kreatif untuk mendaftar HKI.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved