BJ Habibie Meninggal Dunia

HABIBIE TUTUP USIA - "S‎aya Mulai Menulis Kalau Sedang Depresi"

Habibie mengakui jika kesedihan yang berlarut-larut itu tidak bisa diatasi, tentu dapat mengganggu organ-organ tubuhnya.

HABIBIE TUTUP USIA -
BJ Habibie 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Presiden RI ke-3 BJ Habibie tutup usia di RSPAD Gator Soebroto, Rabu malam (11/9/2019).

Siapa menyangka, dokter pernah memberikan pilihan yang harus segera diputuskan Habibie untuk memulihkan depresi yang dialaminya.

‎Setelah meninggalnya Hasri Ainun Besari, jiwa BJ Habibie sangat terguncang dan berpotensi menyebabkan depresi yang berkepanjangan.

Rasa cinta Habibie yang sangat mendalam membuat dirinya tidak mudah menerima kehilangan Ainun.

Habibie menceritakan, bahwa dirinya pernah suatu waktu di malam hari menangis mencari Ainun.

Kata dia, jika kesedihan yang berlarut-larut itu tidak bisa diatasi, tentu dapat menganggu organ-organ lain di tubu‎h dirinya.

Habibie pun melakukan konsultasi ‎dengan dokternya untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya itu setelah Ainun meninggal.

Dikatakannya, dokter memberikan empat pilihan kepadanya untuk dapat kembali normal seperti sebelumnya.

"‎Opsi pertama adalah saya dirawat di rumah sakit jiwa, kedua tetap di rumah tetapi dengan treat (perawatan) dokter, ketiga adalah curhat, dan keempat menulis. Saya pilih menulis," tuturnya di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2016).

Habibie mengaku, ia diberi tenggat waktu selama tiga bulan untuk menyembuhkan penyakit yang ada dalam dirinya tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved