Berita Boltim

Musim Kemarau 24 Hektare Jagung Kering dan Tak Berbuah, Pratiwi Sebut 3 Kecamatan Bakal Gagal Panen

Sebanyak 24 hektare tanaman Jagung di tiga kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, bakal gagal panen.

Musim Kemarau 24 Hektare Jagung Kering dan Tak Berbuah, Pratiwi Sebut 3 Kecamatan Bakal Gagal Panen
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Musim Kemarau 24 Hektare Jagung Kering dan Tak Berbuah, Pratiwi Sebut 3 Kecamatan Bakal Gagal Panen 

TRIBNMANADO.CO.ID - Sebanyak 24 hektare tanaman Jagung di tiga kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, bakal gagal panen.

Musim kemarau di Boltim, sudah hampir memasuki dua bulan, kondisi ini mempengaruhi tanaman jagung petani di tiga kecamatan yakni Kotabunan, Tutuyan dan Motongkad.

Menurut Kepala Seksi Pangan, Dinas Pertanian, Pratiwi Muliady, Kotabunan 11 hektar, Tutuyan lima hektar dan Motongkad delapan hektar.

Tanaman Jagung sudah tidak berbuah lagi, karena kurang air.

Rata-rata tanaman jagung kering dan sudah tidak berbuah walaupun kelihatan hijau umur 5-6 minggu.

Laporan ini diambil dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setiap kecamatan.

Kata dia, setiap BPP di tujuh kecamatan memiliki pompa air, namun masalahnya debit air yang kurang bahkan tidak ada.

Hal ini, menjadi perhatian Dinas Pertanian, memikirkan bersama petani mencari sumber air, untuk siram tanaman tersebut.

"Ada tambahan pompa air dari Dinas Pertanian Provinsi Sulut, untuk bantu petani di musin kemarau," ujar Pratiwi lagi.

Ia menambahkan, kalau hal ini tidak cepat diselesaikan, hasil produksi Jagung di Boltim bakal mengalami penurunan serta bantuan bibit dinilai gagal.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved