Berita Seleb

Kostum Tur Konser Ariana Grande “Sweetener World Tour” Dituding Menjiplak Karya Desainer Indie

Tim desainer yang menyiapkan kostum Grande dianggap menjiplak karya milik Yeha Leung, seorang desainer indie

Kostum Tur Konser Ariana Grande “Sweetener World Tour” Dituding Menjiplak Karya Desainer Indie
Kevin Winter/Getty Images for iHeartMedia/AFP
Penyanyi Ariana Grande tampil di panggung 2018 iHeartRadio by AT&T di Banc of California Stadium, Los Angeles, California, AS, pada 2 Juni 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tur konser Ariana Grande yang bertajuk “Sweetener World Tour” sukses

Para penggemarnya menganggap penampilan penyanyi berusia 25 tahun pada konser yang dilakukan di beberapa kota itu memukau.

Meski begitu ternyata ada kabar miring di balik tur konser tersebut.

Tim desainer yang menyiapkan kostum Grande dianggap menjiplak karya milik Yeha Leung, seorang desainer indie.

Menurut Leung, pada awalnya ia dihubungi tim stylist Grande untuk mendesain beberapa kostum tur.

Namun, ia menolaknya karena alasan waktu yang sangat mepet.

Baca: Ariana Grande Gugat Forever 21 Sebesar Rp 140 Miliar, Tuding Gunakan Model Mirip Dengannya

Baca: Tingkah Lucu Ariana Grande Minta Produsernya Editkan Foto Bersama BLACKPINK

Baca: Bertemu Tommy Brown, BLACKPINK Bakal Kolaborasi dengan Ariana Grande?

“Aku dihubungi oleh tim stylist untuk membuat beberapa kostum. Tapi, aku tolak karena waktunya mepet, apalagi mayoritas karya saya adalah buatan tangan,” kata wanita yang memiliki brand Creepyyeha ini.

Semua produk Creepyyeha itu ia jual secara online dan dibuat berdasarkan pesanan.

Busana karya Yeha Leung (kiri) dan kostum konser Ariana Grande (kanan) yang dianggap memiliki banyak kesamaan.
Busana karya Yeha Leung (kiri) dan kostum konser Ariana Grande (kanan) yang dianggap memiliki banyak kesamaan.(Insider)

Dalam tur konser yang dimulai pada Maret 2019, Grande menggunakan beberapa busana rancangan Versace.

Namun, kemiripan busana tersebut dengan beberapa karya Leung menarik perhatian.

Akun Diet Prada, akun “pengawas fashion” di Instagram, juga memposting beberapa kostum yang dipakai Grande yang disebut sebagai “Sweetener Mood Board”.

Diet Prada juga menuduh Grande “secara tidak pantas memakai estetika kulit hitam” karena mayoritas gambar dalam mood board itu menggunakan referensi wanita kulit hitam yang kebanyakan adalah Rihanna.

Penata gaya Grande, Law Roach, menanggapi postingan tersebut dan membela kliennya.

“Mood board ini dibuat oleh aku (pria kulit hitam) untuk Grande. Jadi, apakah saya mencuri dari budaya saya sendiri? Ia tidak menata gayanya sendiri. Ia mempercayakan pada saya selama bertahun-tahun yang sesuai dengan citranya. Lagi pula, siapa di industry fashion yang tidak terinspirasi oleh Rihanna,” tulis Roach.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kostum Tur Ariana Grande Dituduh Menjiplak Karya Desainer Indie", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/09/10/114000020/kostum-tur-ariana-grande-dituduh-menjiplak-karya-desainer-indie.

Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved