News

Oklin hanya Untung Rp 15 Ribu di Kayubulan, Pedagang Pasar Bahu Tolak Pindah

"Sehari cuma laku Rp 15.000. Kalau di sini (Bahu) minimal sehari Rp 100.000-200.000 dapat."

Oklin hanya Untung Rp 15 Ribu di Kayubulan, Pedagang Pasar Bahu Tolak Pindah
TRIBUN MANADO/SITI NURJANAH
HPS - Bagi yang Ingin Berjualan di Pasar Restorasi Bisa Hubungi Pihak Pengelola 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sejumlah pedagang memilih kembali ke Pasar Bahu setelah merasakan berdagang di Pasar Restorasi, Kayubulan, Malalayang. Pendapatan yang minim menjadi alasan di balik keputusan itu.

Satu di antara mereka adalah Oklin Tumoka. Pedagang ikan ini mengaku sebenarnya bukannya tidak mau pindah. Ia sudah mencoba tiga hari menjajakan ikan laut di Pasar Kayubulan, tapi sayang ia merugi.

"Bukan tidak mau pindah, tapi sunyi sekali di atas (Kayubulan). Siapa yang mau beli ikan? Pembeli lebih suka di sini daripada di atas," ujar dia kepada Tribun Manado, Sabtu (7/9/2019).

Pengalamannya berdagang di Kayubulan membuatnya kapok dan memilih kembali lagi ke Pasar Bahu.

"Sehari cuma laku Rp 15.000. Kalau di sini (Bahu) minimal sehari Rp 100.000-200.000 dapat," kata dia.

Mike Najoan, warga yang biasa datang ke Pasar Bahu lebih memilih lokasi yang lama ketimbang di lokasi baru. Alasannya jarak dan ongkos.

"Berat bagi kami konsumen. Naik ojek saja sudah berapa duit. Mungkin lebih praktis di sini (Bahu)," kata wanita berusia 70 tahun ini.

Deitje Semen, warga lainnya, mengaku lebih memilih Pasar Bahu ketimbang Kayubulan. Alasanya ongkos transportasi.

"Naik ojek Rp 15.000, pergi pulang sudah Rp 30.000. Kalau bagi kami, jumlah itu sudah berpikir, bisa beli beras dan ikan," ungkapnya.

Tommy Jacob, Ketua Asosiasi Pedagang, mengatakan, ada seratusan pedagang yang jualan di Pasar Bahu. Pasar ini termasuk kecil. Pedagang menolak bukan tanpa alasan, karena soal penghidupan ekonomi, sebagian besar pedagang warga setempat di Bahu.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved