News

Dana Desa Nilainya Besar, Masih Ada Sangadi Kurang Produktif Bangun Desa

Disebutkannya, masih ada sejumlah kepala desa (sangadi) yang kurang produktif dan terkesan kurang serius dalam membangun desanya.

Dana Desa Nilainya Besar, Masih Ada Sangadi Kurang Produktif Bangun Desa
ISTIMEWA
Alokasi dana desa nilainya besar, masih ada Sangadi di Bolsel yang kurang produktif dan kurang serius bangun desanya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU – Pemkab Bolsel kembali dorong pemerintah desa (pemdes) agar lebih serius mengelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Pemdes diharapkan tidak hanya fokus pada program fisik.

Hal ini disampaikan Bupati Iskandar Kamaru melalui Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (setda) Pemkab Bolsel Ramli Abdul Majid, Sabtu (7/9/2019) saat dihubungi Tribun Manado.

Dalam sambutannya, Asisten I mengkritisi sejumlah desa.

Disebutkannya, masih ada sejumlah kepala desa (sangadi) yang kurang produktif dan terkesan kurang serius dalam membangun desanya.

Padahal katanya alokasi dana desa yang diberikan oleh pemerintah begitu besar.

“Sangadi jangan hanya fokus membangun fisik saja. Peluang-peluang sumber daya alam dan potensi wisata yang ada di desa juga harus diberdayakan,” tuturnya.

Di sisi lain, menurutnya program pembangunan fisik di desa untuk penyediaan sarana dan prasana yang menunjang kebutuhan masyarakat juga amat penting.

Namun katanya, program lain seperti pemberdayaan jangan diabaikan atau sekadarnya saja.

"Lihat sisi kebutuhan masyarakat sebagaimana yang dimusyawarahkan bersama dalam penyusunan program. Sangadi jangan membangun dengan kehendaknya sendiri. Harus berkoordinasi.

Saya masih dapati ada sangadi yang masih seperti itu, tapi saya tidak mau sebutkan siapa mereka,” ungkap Mantan Kepala Dinas Pendidikan Bolsel ini.

Lanjutnya, para Sangadi diminta serius dalam membangun desa.

Sangat diharapkan tidak mencari-cari keuntungan di setiap program yang dibiayai Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Bangun BUMDes, kelola dengan baik agar desa bisa mandiri dan memperoleh Pendapatan Asli Desa (PADes) yang baik.

Seperti beberapa desa di pulau Jawa, ada yang pendapatannya pertahun capai miliaran rupiah," sambungnya.(Nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved