News

Pihak Unima Bantah Pemulangan Mahasiswa Papua

Pembantu Rektor 4 Universitas Negeri Manado Roni Tuna juga menyebutkan jika tidak ada mahasiswa asal Papua yang pulang ke daerah asal mereka.

Pihak Unima Bantah Pemulangan Mahasiswa Papua
andreas ruaw/tribun manado
Pihak Unima Bantah Pemulangan Mahasiswa Papua 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak Rektorat Universitas Negeri Manado (Unima) di Sulawesi Utara, meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak mempercayai beredarnya isu jika ada pemulangan masyarakat Papua.

Apa lagi isu soal pemulangan mahasiswa Papua yang tengah menempuh pendidikan di bumi nyiur melambai.

Pembantu Rektor 4 Universitas Negeri Manado Roni Tuna juga menyebutkan jika tidak ada mahasiswa asal Papua yang pulang ke daerah asal mereka.

Ia mengatakan, karena hingga saat ini situasi dan kondisi belajar mengajar di kampus sangat kondusif.

"Tentunya ini isu yang sangat menyesatkan dan hanya ingin membuat provokasi. Tidak ada yang namanya mahasiswa asal Papua yang pulang atau dipulangkan selama proses pendidikan berlangsung," kata Tuna.

Tuna menyebutkan, saat ini di Unima justru tengah dilaksanakan Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan atau biasa disingkat PSKGJ, dimana ada 553 guru asal Papua yang ikut dan akan mendapatkan gelar Sarjana Kependidikan Strata Satu (S1).

"Para guru asal Papua ini belajar di Fakultas Ilmu Pendidikan. Rinciannya dari Kabupaten Dogia sebanyak 120 orang, Kabupaten Yapen sebanyak 263 orang dan Paniai 113 orang. Sementara dari Tamberau sebanyak 37 orang, sudah selesai study dan tinggal menunggu wisuda," kata Tuna, Minggu (8/9/2019).

Sementara, tak hanya yang ikut program PSKGJ, saat ini menurut Tuna, ada 300-an mahasiswa asal Papua yang mengikuti kuliah secara reguler bukan tugas belajar.

"Dan dipastikan para mahasiswa itu masih tetap menjalankan kuliah. Tidak ada pemulangan mahasiswa maupun yang pulang berkaitan dengan kondisi daerah mereka saat ini. Itu hanya isu," kata Tuna.

"Bahkan, pihak rektorat Unima terus membangun komunikasi intens dengan semua daerah di Papua untuk menjaring mahasiswa baru maupun untuk pengembangan dunia pendidikan di sana," Tuna menambahkan. (Eas)

Baca: Bayar BPJS Kesehatan Bagi Orang Miskin Setiap Bulannya, Jurani: Saya Lakukan Jauh Sebelum Jadi Caleg

Baca: Ikut Pesta Miras Gadis 16 Tahun Disuntik 2 Pria Lalu Disekap dan Berulang Selama 5 Hari

Facebook Tribun Manado

BERITA TERPOPULER: Pria 54 Tahun Setubuhi Paksa Anak, Gauli Ipar yang Suaminya Sakit, Hubungan Bertiga Istri Tiap Hari

BERITA TERPOPULER: Imandi - Tambun Memanas Lagi, Aparat Kepolisian Siaga Penuh

BERITA TERPOPULER: Fakta Mengejutkan Mengenai Pelaku Yang Tebas Leher Pengantin Baru

Berita Populer: Ayah Paksa Anak Berhubungan Bertiga Ibunya, Tante Ikut Jadi Korban, Begini Modus Bikin Korban Pasrah

Berita Populer : Berikut Kumpulan Arti Mimpi Bagi Asmara Anda, Ini Arti Bermimpi Berhubungan Dewasa Hingga Selingkuh

Berita Populer : Kabar Terbaru Papua: Veronica Koman yang Sedang Dicari Interpol hingga Tanggapan Prabowo Subianto

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO TV:

Baca: Welty Jabat Ketua DPRD Bolmong Sementara

Baca: 11 Manfaat Cokelat Hitam Bagi Tubuh, Tingkatkan Fungsi Otak Hingga Turunkan Risiko Depresi

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 8 September 2019: Sagitarius Bikin Kagum, Capricorn Makin Bijaksana

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved