Sulut Hebat

Gubernur Olly Dampingi Presiden Jokowi Membuka Ajang Konas XIII FK PKB PGI

Olly Dondokambey mendampingi Presiden Joko Widodo membuka acara Konsultasi Nasional XIII FK PKB PGI 2019 di The Sunan Hotel, Kota Surakarta

Gubernur Olly Dampingi Presiden Jokowi Membuka Ajang Konas XIII FK PKB PGI
Istimewa
Gubernur Olly Dampingi Presiden Jokowi Membuka Ajang Konas XIII FK PKB PGI 

Gubernur Olly Dampingi Presiden Jokowi Membuka Ajang Konas XIII FK PKB PGI

TRIBUNMANADO. CO. ID - Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK PKB PGI) yang juga Gubernur Sulur, Olly Dondokambey mendampingi Presiden Joko Widodo membuka acara Konsultasi Nasional XIII FK PKB PGI 2019 di The Sunan Hotel, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019).

Dalam pembukaan, nampak hadir penasehat FK PKB PGI Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Sekretaris Umum PGI Pdt Gomar Gultom, Ketua Umum Majelis Sinode GPIB, Pdt Paulus Koriso Rumambi dan para Ketua Sinode dan pimpinan Gereja PGI.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar. Jumlah penduduk sekarang sekitar 269 juta jiwa yang tersebar di 17.000 pulau.

Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kedamaian dan kerukunan di Indonesia.

“Indonesia negara yang besar. Kasih dan sayang adalah kunci perdamaian bangsa,” ucap Jokowi.

Lanjut Presiden, kedamaian bangsa ini harus dijaga mulai dari kehidupan berkeluarga yang didukung oleh peran bapak-bapak sebagai kepala rumah tangga.

BERITA POPULER:

> BERITA TERBARU: Budi Sudarsono Diduga jadi Pedagang Kaki Lima, Jualan Sepatu, Begini Pengakuannya

> Pria 54 Tahun Setubuhi Paksa Anak, Gauli Ipar yang Suaminya Sakit, Hubungan Bertiga Istri Tiap Hari

> Bayar BPJS Kesehatan Bagi Orang Miskin Setiap Bulannya, Jurani: Saya Lakukan Jauh Sebelum Jadi Caleg

“Semua itu berawal dari keluarga dan peran bapak-bapak menjadi salah satu kunci untuk menjadi pendamai ditengah-tengah keluarga,” tandas Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi meminta semua pihak dapat membedakan mana kritik dan mana hujatan. Kata Presiden, kritik memang diperlukan untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi. Namun, ia menekankan kritik itu juga harus berdasar.

Halaman
123
Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved