Berita Sulut

Cerita Kapten Kapal Aleluya yang Selamat, Tiga Jam Kejar Kapal Jepang Pakai Ketinting

Rahmad Baqus (42), warga Perum Riski Aer Hujan Kapten KM Aleluya, menceritakan bagaimana dirinya diselamatkan

Cerita Kapten Kapal Aleluya yang Selamat, Tiga Jam Kejar Kapal Jepang Pakai Ketinting
Tribun Manado / Jufry Mantak
Kapten Kapal KM Aleluya Rahmad Baqus 

Cerita Kapten Kapal Aleluya yang Selamat, Tiga Jam Kejar Kapal Jepang Pakai Ketinting

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapten KM Aleluya Rahmad Baqus (42), warga Perum Riski Aer Hujan, Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian, Kota Bitung, menceritakan bagaimana dirinya diselamatkan Kapal N03 Kinseimaru

Rahmad saat ditemui tribunmanado.co.id, Minggu (8/9/2019). Setelah diselamatkan Kapal N03 Kinseimaru, dirinya kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Naha Okinawa, Jepang.

"Iya, sebelum itu memang mesin kapal kami mati dan sempat kami perbaiki, namun kembali rusak," ujarnya.

Katanya, saat itu juga dia mengambil ketinting di kapal dan diturunkan ke air.

"Saya bukan meninggalkan mereka, saya pergi mencari pertolongan. Saya mengejar kapal Jepang," katanya.

Lanjutnya, dari jam 05.00 Wita sampai 08.00 Wita dia mengejar kapal jepang yang sempat dilihat.

BERITA POPULER:

> BERITA TERBARU: Budi Sudarsono Diduga jadi Pedagang Kaki Lima, Jualan Sepatu, Begini Pengakuannya

> Pria 54 Tahun Setubuhi Paksa Anak, Gauli Ipar yang Suaminya Sakit, Hubungan Bertiga Istri Tiap Hari

> Bayar BPJS Kesehatan Bagi Orang Miskin Setiap Bulannya, Jurani: Saya Lakukan Jauh Sebelum Jadi Caleg

"Saat saya dapat kapal tersebut, saya meminta tolong dan mengatakan kalau kapal yang saya bawa mesinnya mati di tengah perarian," bebernya.

Katanya, setelah itu kapten kapal Jepang menghubungi pihak terkait dan meminta tolong untuk mencari teman-teman yang lain.

Halaman
12
Penulis: Jufry Mantak
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved