Manado

Bang Thoyib Bersama Bikers Subuhan Manado Ramaikan Masjid Saat Subuh

Bikers subuhan manado melaksanakan kopdar dengan salat subuh berjemaah di masjid

Bang Thoyib Bersama Bikers Subuhan Manado Ramaikan Masjid Saat Subuh
Tribun Manado/Handhika Dawangi
Bikers Subuhan Manado di Masjid Imam Bonjol 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Jangan membawa anak orang jika belum sah (menikah). Itu bukan muhrim, dosa. Mengingatkan untuk salat subuh itu bukan bagian kita jika belum menikahinya."

Demikian disampaikan Faisal Salim Pembina Bikers Subuhan Manado, pada Kopdar ke 63 Bikers Subuhan Manado Minggu (08/09/2019).

Bikers Subuhan Manado melaksanakan kopdar di Masjid Imam Bonjol Lotta Pineleng, Kabupaten Minahasa. Mereka meramaikan masjid tersebut saat Salat Subuh.

Faisal Salim memberikan motivasi dan semangat kepada pemuda yang sedang hijrah Bikers Subuhan Manado.

Bang Thoyib sapaannya mengatakan bahwa memang sebagai umat manusia harus berdoa kepada Allah.

BS Manado
BS Manado (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

"Kita manusia harus berdoa kepada Allah. Minta kepada Allah. Pasti akan didengar oleh Allah," ujar Bang Thoyib.

Bang Thoyib mengatakan meski demikian tetap saja sebagai manusia harus berusaha. "Karena doa tanpa ikhtiar itu tidak ada gunanya. Harus ada usaha. Dan jangan takut karena ada Allah," ujar dia.

Bang Thoyib menegaskan sekali lagi kepada ketua-ketua Bikers Subuhan Manado. Jika sudah cukup umur dan sudah ingin menikah maka segerakan.

"Jangan membawa anak orang kemana-mana. Itu dosa. Allah akan permudah bagi anda yang ingin menikah. Jangan takut Allah itu maha kaya," ujar Bang Thoyib.

Dirinya mencontohkan dirinya sendiri waktu melamar istrinya. "Saya hanya seorang anak supir taksi dulu saat melamar pacar saya. Tetapi karena ada kemauan dan usaha maka saya bisa menikahinya. Sekali lagi jangan takut karena ada Allah," ujar Bang Thoyib.

Tak hanya mengenai jodoh dan menikah. Pada Kopdar ke 63 ketua-ketua Bikers Subuhan Manado mendapat motivasi dari Ustaz Mardan mengenai saling memaafkan antar sesama umat manusia.
"Kita harus saling memaafkan, saling berterus terang. Karena kita adalah keluarga," ujar Ustaz Mardan.

Karena kata Ustaz Mardan. Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang pailit saat tidak memaafkan kesalahan orang lain.

"Maka kita harus saling memaafkan.
Karena ada dalam hadis, semua pahala kebaikan kita selama ini akan habis untuk membayar kesalahan-kesalahan kita kepada orang lain. Mari kita saling memaafkan," ujar Ustaz Mardan. (dik)

Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved