News

Operasi Patuh Samrat 2019, Polres Tomohon Tindak 500 Pelanggar Lalu Lintas

"Jenis pelanggaran paling tinggi tidak pakai helm. Untuk roda empat tidak pakai sabuk keselamatan."

Operasi Patuh Samrat 2019, Polres Tomohon Tindak 500 Pelanggar Lalu Lintas
Andreas Ruauw/tribun manado
Ilustrasi tilang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Kamis (5/9/2019), sudah ada lima ratusan lebih pelanggar lalu lintas yang ditindak polres Tomohon, dalam rangka operasi Patuh Samrat 2019.

Kasat Lantas Iptu Hadi Siswanto SIK menyebut, untuk pelanggar motor sekitar 300-an orang. Untuk mobil ada 200-an orang.

"Jenis pelanggaran paling tinggi tidak pakai helm. Untuk roda empat tidak pakai sabuk keselamatan," katanya.

Kepolisian Resor (Polres) Tomohon melalui Satuan Lalulintas (Satlantas) mengatakan, kegiatan ini  berlangsung  mulai tanggal 29 Agustus – 11 September 2019.

"Kegiatan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keamanan keselamatan ketertiban kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kota Tomohon," kata Hadi.

Pihaknya akan memeriksa penggunaan sabuk keselamatan, pengendara di bawah umur, termasuk mengamankan pengendara yang bawa kendaraan di bawah pengaruh minuman keras.

"Akan diperiksa juga pengendara yang melawan arus lalu lintas. Yang biasa juga, mereka yang tidak memakai helm," ujarnya.

Hal lain yang menjadi perhatian ialah penggunaan ponsel saat berkendara. Apalagi, yang melewati batas kecepatan.

Terkait itu, Siswanto mengimbau masyarakat agar memperhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan.

“Operasi kepolisian patuh 2019, sasarannya pada hal yang sering menimbulkan kecelakaan lali lintas,” katanya. (dma)

Penulis: David_Manewus
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved