News

Agar Tak Ada Mahasiswa yang Depresi, Bidang Kemahasiswaan Fatek Punya Bimbingan Konseling

Dr. Eng. Markus Karamoy Umboh, S.T., M.T., Vice Dean for Student and Alumni Affairs mengatakan, pihaknya memiliki program konseling

Agar Tak Ada Mahasiswa yang Depresi, Bidang Kemahasiswaan Fatek Punya Bimbingan Konseling
siti nurjanah/tribun manado
Dr. Eng. Markus Karamoy Umboh, S.T., M.T., Vice Dean for Student and Alumni Affairs Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu lalu dunia pendidikan dikejutkan dengan adanya mahasiswa berprestasi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang ditemukan tewas gantung diri diduga karena depresi.

Peristiwa tersebut mendapatkan respon dari berbagai pihak dari dunia pendidikan termasuk Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Dr. Eng. Markus Karamoy Umboh, S.T., M.T., Vice Dean for Student and Alumni Affairs mengatakan, pihaknya memiliki program konseling meski secara struktural tidak ada namun program tersebut tetap berjalan.

"Konseling di sini (Fakultas teknik) memang secara struktural tidak ada, tapi masuk di Bagian Kemahasiswaan dan Alumni," ujarnya, kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (6/9/2019).

Menurutnya, biasanya ketika ada mahasiswa yang memiliki masalah, pihaknya akan lakukan konseling.

"Mulai dari menanyakan apa yang menjadi bebannya, kami membantu mahasiswa bukan untuk menghilangkan beban atau masalah yang dihadapi mahasiswa, namun kami membantu mengurangi beban mahasiswa tersebut dengan cara konseling," jelasnya.

Ia menambahkan, dalam bimbingan untuk mahasiswa adalah untuk membantu mahasiswa mengembangkan dirinya dan mengatasi problem akademik, problem sosial, dan problem pribadi yang berpengaruh terhadap perkembangan akademik para mahasiswa sehingga tidak memicu keinginan bunuh diri karena depresi dari mahasiswa tersebut.

Baca: Rekaman CCTV Jemaat Dijahati Saat Doa di Gereja Beredar Luas, Pelaku Ikut Berdoa

Baca: Selain Berorasi Gagalkan Pelantikan Jokowi, Sri Bintang Lebih Dulu Lawan Soeharto, Ini Hukumannya

Baca: Diserang Farhat Abbas dan Elza Syarief, Hotman Paris Kini Lontarkan Sindiran Menohok

"Salah satu program kami adalah meregenerasi pengurus-pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa), yaitu dengan syarat IPK-nya harus di atas 3, dan program ini sudah lama kami jalankan," ucapnya

Menurutnya jika mahasiswa harus menghadapi beban di Ormawa dan beban kuliah akan berbahaya yang berujung kuliahnya tak selesai.

"Nah kami dari awal sudah menyampaikan program regenerasi ini sejak mereka masuk kuliah, di mana pada tahun pertama (semester I dan II) mahasiswa belum bisa menjadi pengurus inti di Ormawa, hanya sebatas membantu dalam kepanitian suatu kegiatan saja. Ini dilakukan agar fokus mereka tidak terbagi, sehingga beban kuliah tidak berat, kan kalau ikut Ormawa akan banyak teman dan kegiatan yang bisa nerefresing mahasiswa agar tidak melulu sibuk dengan beban akademik, agar mahasiswa tidak depresi," ucapanya.

Halaman
123
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved