Berita Terkini

15 Tahun Munir Pergi, Keluarga Sebut Presiden Tak Berani Mengungkapnya: Ada Permufakatan Jahat

Istri aktivis HAM Munir Said Talib, Suciwati, menyebutkan bahwa kasus suaminya belum tuntas dikarenakan ada permufakatan jahat dari aktor intelektual.

15 Tahun Munir Pergi, Keluarga Sebut Presiden Tak Berani Mengungkapnya: Ada Permufakatan Jahat
Tribun Manado
Suciwati minta Jokowi segera buka Hasil pencari fakta kasus suaminya Munir ke publik dalam jumpa pers di Sekretariat AJI Manado, Sulut, Rabu (27/10/2016). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penanganan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, hingga kini belum benar-benar terselesaikan.

Pelaku pembunuhan pasti Munir yang terjadi di Pesawat sampai saat ini masih kabur. 

Istri aktivis HAM Munir Said Talib, Suciwati, menyebutkan bahwa kasus suaminya belum tuntas dikarenakan ada permufakatan jahat dari aktor intelektualnya.

Hal tersebut, kata dia, yang menyebabkan Presiden sejak era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Joko Widodo (Jokowi) saat ini tak berani mengungkapkannya.

"Ini permufakatan jahat penjahatnya kuat sehingga Presiden tidak berani mengungkapnya. Ini sebuah kemunduran untuk negeri kita karena menunjukkan penjahatnya lebih kuat," kata Suciwati saat memberikan keterangan dalam konferensi pers 15 Tahun Terbunuhnya Aktivis HAM Munir di Kantor KontraS, Jumat (4/9/2019).

Suciwati mengatakan, kasus pembunuhan suaminya yang belum tuntas ini membuatnya prihatin.

BERITA TERPOPULER: Wanita Ini Syok saat Beli Gorengan, Lihat Bungkusan yang Dipakai Ternyata Dokumen Dijual Ibunya

BERITA TERPOPULER: Aulia Kesuma Bongkar Tabiat Buruk Sang Suami yang Buatnya Tak Tahan

BERITA TERPOPULER: Ajudan Prabowo Subianto Bocorkan Keseharian Prabowo, Ada Ritual Unik dan Buku Matematika & Kimia

Dia pun berharap agar realitas pahit yang terjadi saat ini agar bisa diperbaiki. Terlebih hal ini sudah berlangsung selama 15 tahun.

"Kasus Munir sudah 15 tahun. Ini angka yang cukup banyak buat saya," kata dia.

Menurut dia, kasus pembunuhan suaminya pada 7 September 2004 lalu ini sudah terang benderang.

Salah satunya dengan sudah dibuatnya tim pencari fakta (TPF) oleh Presiden dan DPR hingga menghasilkan rekomendasi dan memuat nama-nama tokoh yang terkait yang sedianya harus ditindaklanjuti.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved