Omzet Capai Rp 30 Juta per Bulan, Ismet Reguk Untung dari Kelapa Muda

Ismet berjualan hampir setiap hari. Dengan demikian, dalam satu bulan omzetnya bisa capai Rp 30 juta.

Omzet Capai Rp 30 Juta per Bulan, Ismet Reguk Untung dari Kelapa Muda
tribun manado/ronald moha
Ismet, penjual kelapa muda yang biasa mangkal di Jalan Politeknik, Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Butuh delapan bulan bagi Ismet untuk mengganti sepeda motornya dengan mobil bak terbuka.

Memang, mobil tersebut tak ia beli secara tunai. Ismet mengkreditnya. Uang muka dan angsurannya ia dapatkan dari penjualan kelapa muda.

Ya, kelapa muda membawa berkah baginya. Baru satu tahun terakhir pria yang bermukim di Paal 4, Kecamatan Tikala, Manado, berjualan kelapa muda.

"Awalnya berjualan dengan sepeda motor," kata Ismet saat berbincang dengan Tribunmanado.co.id, Kamis (5/9/2019).

Ia berkeliling ke permukiman dan perumahan-perumahan. Sebanyak 100 butir kelapa muda bisa ia jual dalam sehari.

Baca: Elza Seret Istri Reino Barack Lantaran Sempat Dihina Nikita Mirzani, Janjikan Tidak Dipungut Biaya

Baca: Polisi Tangkap Dua Orang Wanita Saat Akan Layani Tamu Khusus Layanan Tiga Orang Sekali Main

Baca: Kebencian Dana pada Aulia Kesuma Terungkap Lewat WhatsApp, AK: Dia Nggak Suka Waktu Saya Hamil Rena

"Sehari bisa dua kali. Paling bisa bawa 50 butir sekali jalan," kata pria asal Gorontalo ini.

Kelapa muda itu ia dapatkan dari Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Ada yang mengendrop.

"Saya ambil dengan harga Rp 5 ribu per butir," kata Ismet menambahkan.

Bukannya tak ada kelapa muda di Manado, hanya, menurut dia, rasanya lebih manis kelapa muda asal Lolak.

Kelapa muda tersebut ia jual Rp 10 ribu per butir.

Halaman
123
Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved