News

Medsos dan Masalah Ekonomi Pemicu Kasus Selingkuh di Minsel

"Dari kasus itu kebanyakan penyebabnya si suami atau istri saling mengenal dengan orang kedua di medsos."

Medsos dan Masalah Ekonomi Pemicu Kasus Selingkuh di Minsel
kompas.com
Ilustrasi Selingkuh 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Media sosial jika dipakai secara positif tentunya akan berdampak baik baik siapapun. Tapi jika medsos digunakan untuk mencari 'cinta lain' padahal sudah hidup berumah tangga maka akan berakibat fatal.

Hal inilah yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), medsos menjadi media penghancur mahligai perkawinan.

Ketua Pengadilan Amurang Royke Harold Ingkiriwang SH melalui Humas Pengadilan Amurang Erick Christoffel, Rabu (4/9/2019) mengatakan sampai September sudah ada 103 kasus perceraian di Minsel.

"Dari kasus itu kebanyakan penyebabnya si suami atau istri saling mengenal dengan orang kedua di medsos," kata pria berkacamata ini.

Dari 103 kasus perceraian yang telah ditangani pihak Pengadilan Negeri ada sekitar 80 persen ada pada tahap putusan.

Selain medsos masalah ekonomi adalah alasan atau penyebab perceraian tersrbut.

"Sebelum ada putusan, ada upaya yang dilakukan pihak Pengadilan untuk berdamai lewat mediasi. Tapi kebanyakan pasangan lebih memilih untuk melanjutkan kasus tersebut hingga putusan,"ujarnya.

Untuk satu perkara, menurutnya dibutuhkan waktu sekira satu bulan jika kedua pihak benar benar kooperatif dalam mengikuti sidang.

"Memang masalah perceraian ini merupakan kasus perdata tertinggi yang ditangani Pengadilan," pungkas dia. (dru)

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved