Nasional

Layanan Internet di Wilayah Papua dan Papua Barat Akan Dibuka Secara Bertahap

Rencananya pemerintah secara bertahap akan membuka blokir layanan internet di wilayah Papua dan Papua Barat secara bertahap.

Layanan Internet di Wilayah Papua dan Papua Barat Akan Dibuka Secara Bertahap
Facebook/ Scren Shoot @FerdinandusSetu
Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rencananya pemerintah secara bertahap akan membuka blokir layanan internet di wilayah Papua dan Papua Barat secara bertahap.

Dan hal itu sudah mulai dilakukan. Seperti yang disampaikan Ferdinandus Setu Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo.

Dalam keterangan persnya menyatakan, setelah berkoordinasi dengan instansi penegak hukum dan aparat keamanan dan mempertimbangkan sudah mulai pulihnya kondisi beberapa kabupaten di wilayah Provinsi Papua, mulai Rabu (4/9) Pukul 23.00 WIT.

Pembukaan blokir atas layanan data internet dilakukan di 19 Kabupaten di Provinsi Papua, yakni: Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi.

Untuk 10 kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo dan Nabire, akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

Pembukaan blokir atas layanan data internet juga dilakukan di 10 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat yakni: Fakfak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak. Untuk Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

"Pembukaan kembali blokir atas layanan data di sejumlah besar wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum/keamanan," kata Ferdinandus.

Baca: Perseteruan Antara Nikita Mirzani dan Elza Syarief, Inilah Empat Fakta Terbaru

Baca: Mobil Pikap Masuk Jurang 10 Meter, Satu Orang Meninggal Dunia, Kecelakaan Terjadi Dini Hari

Baca: Warga Gerebek Tempat Tinggal Oknum Polisi, Kedapatan Sedang Pesta Sabu

Facebook Tribun Manado :

Baca: Setelah Sempat Saling Serang, Perebutan Hak Asuh Anak Tsania Marwa dan Atalarik Syach Berakhir

Baca: Wagub Steven Ingin Wujudkan Startup Center di Kantor Gubernur

Baca: 16 Makanan yang Bisa Turunkan Tekanan Darah Dengan Mudah, Diantaranya Tempe dan Pisang

Instagram Tribun Manado :

Hal ini dilakukan setelah mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah-wilayah tersebut sudah pulih atau normal serta mempertimbangkan sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua sudah mulai menurun.

"Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Secara Bertahap Buka Blokir Layanan Data di Papua dan Papua Barat

Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved