Lifestyle

Berapa Lama Waktu Tidur yang Tepat Agar Jantung Tetap Sehat?

Mereka yang tidur kurang dari enam jam berisiko 20 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung, berbeda dengan mereka yang tidur 6 hingga 9 jam

Berapa Lama Waktu Tidur yang Tepat Agar Jantung Tetap Sehat?
shutterstock
Ilustrasi tidur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - kurang tidur atau terlalu banyak tidur meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung.

Hal itu berdasarkan studi terbaru dari Universitas Colorado Boulder, yang melibatkan hampir setengah juta orang.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American College of Cardiology ini menemukan, mereka yang memiliki latar belakang genetik serangan jantung dapat menurunkan risiko.

Dengan tidur enam hingga sembilan jam setiap malam - tidak lebih, tidak kurang.

Celine Vetter, asisten profesor Fisiologi Integratif dan salah satu penulis penelitian dari Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Universitas Manchester, mempelajari 461.000 partisipan Inggris yang berusia 40 hingga 69 tahun yang tidak pernah mengalami serangan jantung dan mengikuti mereka selama tujuh tahun.

Mereka menganalisa informasi genetik subyek, kebiasaan tidur, dan catatan medis.

Baca: 7 Minuman Pengganti Kopi yang Bikin Mata Melek, dari Matcha tea Hingga Kombucha

Baca: 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan

Baca: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh

Tim menemukan, bahwa mereka yang tidur kurang dari enam jam berisiko 20 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung, berbeda dengan mereka yang tidur enam hingga sembilan jam setiap malam.

Mereka juga menemukan, tidur lebih dari sembilan jam sehari masih berisiko 34 persen kemungkinan untuk mengembangkan kondisi medis.

"Ini memberikan beberapa bukti terkuat, tapi durasi tidur adalah faktor kunci dalam hal kesehatan jantung dan ini berlaku untuk semua orang," kata Vetter.

Para peneliti menemukan, bahwa tidur antara enam hingga sembilan jam mengurangi risiko sebesar 18 persen ketika mengamati para peserta yang memiliki kecenderungan genetik.

Halaman
12
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved