Beberapa Hal Ini dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang terjadi dan berkembang di luar lapisan rahim, biasanya di dalam tuba falopi.

Beberapa Hal Ini dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Kehamilan Ektopik
tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang terjadi dan berkembang di luar lapisan rahim, biasanya di dalam tuba falopi.

Telur yang telah dibuahi biasanya tersangkut di tuba falopi karena tuba falopi rusak atau terdistrosi.

Baca Juga: Hati-hati Hamil Kosong Moms, Ciri-cirinya Sama dengan Kehamilan Normal

Ibu hamil yang mengalami kehamilan ektopik biasanya ditandai dengan nyeri perut, tidak menstruasi (amenore), dan adanya perdarahan atau bercak di vagina.

Risiko terjadinya kehamilan ektopik akan tinggi pada wanita yang mengalami beberapa hal berikut ini.

Usia

Kehamilan ektopik memang dapat terjadi pada wanita segala usia yang aktif secara seksual dengan pasangannya.

Namun wanita usia 35 hingga 44 tahun lebih berisiko tinggi mengalami kehamilan ektopik ini.

Gangguan tuba falopi dan riwayat sebelumnya

Wanita yang memiliki tuba falopi tak normal juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan ektopik.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved