News

Dua Remaja Ditangkap Tim Paniki Rimbas Karena Aniaya Seorang Pendeta

Kasihan yang dialami Benny Theodoor Nelwan (60) warga Kelurahan Kairagi Weru, Lingkungan I, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Dua Remaja Ditangkap Tim Paniki Rimbas Karena Aniaya Seorang Pendeta
Istimewa
Dua tersangka pengeroyokan ditangkap. 

TRIBUNMAMADO.CO.ID - Kasihan yang dialami Benny Theodoor Nelwan (60) warga Kelurahan Kairagi Weru, Lingkungan I, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Benny yang berprofesi sebagai pendeta ini, menjadi korban pengeroyokan oleh dua resmaja masing-masing berinisial JK alias Sua (17) warga Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulut dan KP alias Endi (16) warga Kelurahan Makeret Barat, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di jalan Roda, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, Senin (2/9/2019) malam ,sekitar pukul 23.20 Wita.

Informasi yang didapat media ini, sebelum peristiwa itu terjadi, korban bermaksud pulang ke rumahnya.

Sayangnya, saat melewati jalan Roda, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, korban bertemu dengan dua tersangka.

Tidak disangka oleh korban, tiba-tiba saja dua tersangka tersebut langsung mencegat korban dan melakukan penganiayaan dengan botol kaca.

Akibatnya korban mengalami luka robek di kepala, leher kiri dan telinga kiri.

Para tersangka langsung melarikan diri, sementara korban ditemukan Tim Paniki Rimbas III Polresta Manado yang saat itu sedang melakukan patroli.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Karombasan oleh Tim Paniki Rimbas III Polresta Manado.

Setelah itu Tim yang dipimpin Aiptu Karim Karimudin langsung mencari keberadaan para tersangka.

Halaman
12
Penulis: Jufry Mantak
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved