Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

OTT KPK

Bupati Muara Enim Sulsel dan Tiga Oknum Ditangkap KPK, Diduga Korupsi di Dinas PU

Gebrakan untuk membereskan kasus korupsi di Indonesia terus dilakukan oleh KPK dengan aktif melakukan OTT

Editor: Aswin_Lumintang
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi KPK. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Gebrakan untuk membereskan kasus korupsi di Indonesia terus dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan aktif melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah di Indonesia.

Uang- Ilustrasi Kasus Suap - OTT KPK
Uang- Ilustrasi Kasus Suap - OTT KPK (TRIBUNNEWS)

Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (Satgas KPK) melakukan giat operasi senyap di Palembang dan Muara Enim, Sumatera Selatan pada Senin (2/9/2019) kemarin.

Dari hasil kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) itu, KPK berhasil mencokok 4 orang. Salah satunya Bupati Muara Enim, H Ahmad Yani.

"Selain itu ada pejabat pengadaan dan rekanan swasta. Kami duga terdapat transaksi antara pihak pejabat Pemkab dan swasta terkait proyek pembangunan di sana," ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan kepada pewarta, Selasa (3/9/2019).

Baca: Hidup Mewah Bersama Konglomerat, Terungkap Cara Nia Ramadhani Didik Anak Hingga Tuai Pujian

Baca: ZODIAK Hari Ini Selasa 3 September 2019, Aries Merasa Puas Dengan Pekerjaan dan Taurus Ada yang Iri

Baca: ZODIAK Hari Ini Selasa 3 September 2019, Aries Merasa Puas Dengan Pekerjaan dan Taurus Ada yang Iri

Saat ini ke-4 orang itu sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. "Pihak yang diamankan dalam kegiatan ini sedang dalam proses pemeriksaan intensif di kantor KPK," ujar Basaria.

Dalam giat OTT kali ini, KPK berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni uang senilai USD35 ribu.

"Kami duga uang ini terkait proyek di Dinas PU setempat," jelas Basaria.

"Sesuai hukum acara kami diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status mereka. Rencana hari ini akan disampaikan informasi lebih rinci melalui konferensi pers di KPK," imbuhnya.

KPK pun mengonfirmasi kebenaran soal penyegelan kantor sementara Bupati Kabupaten Muara Enim yang berada di gedung Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muara Enim.

Basaria mengharapkan, tidak ada ada pihak yang berusaha atau mencoba-coba untuk menerobos ke dalam lokasi tersebut.

"Kami konfirmasi juga ada sejumlah ruangan yg disegel di Sumsel. Kami ingatkan agar pihak-pihan di lokasi tersebut tidak merusak atau memasuki zona tersebut," tegasnya.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hendra Gunawan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved