Pemindahan Ibu Kota Negara

Anggota Komisi II DPR RI F-PAN Tolak Pemindahan Ibu Kota, Lebih Baik Selesaikan Konflik Papua

"Menurut Fraksi PAN pemerintah sekarang atau Pak Jokowi dengan jajarannya sebaiknya wacana pemindahan ibukota itu dikesampingkan dulu

Anggota Komisi II DPR RI F-PAN Tolak Pemindahan Ibu Kota, Lebih Baik Selesaikan Konflik Papua
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Anggota Komisi II DPR RI f-PAN Yandri Susanto (kanan) dan Anggota Komisi V DPR RI f-PAN John Siffy Mirin (kiri). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota Komisi II DPR RI F-PAN Yandri Susanto tegas menolak pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Ia mengatakan, konflik Papua lebih penting dari pada mengurus perpindahan ibu kota ke Pulau Borneo.

"Menurut Fraksi PAN pemerintah sekarang atau Pak Jokowi dengan jajarannya sebaiknya wacana pemindahan ibukota itu dikesampingkan dulu,

kita fokus secara serius untuk memperhatikan masalah Papua ini sehingga diselesaikan secara baik dan tepat dan tuntas," kata Yandri di Ruang Fraksi PAN DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Selain itu, menurutnya, pemindahan ibu kota saat ini bukan menjadi hal yang mendesak.

Yandri ingin, pemerintah fokus menyelesaikan konflik Papua.

Baca: Ahok Menteri PAN-RB Dalam Kabinet Jokowi-Maruf? Usulan 20 organisasi relawan di Konvensi Kabinet

Baca: AJAIB, Bus Ini Tampak Utuh dan Selamat dari Tabrakan Maut di Ruas Tol Cipularang KM 91

Baca: Viral Video Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Terungkap Penyebab Tabrakan Beruntun

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Pasalnya, isu Papua sudah menjadi isu internasional.

"Karena bagaimanapun isu Papua ini sudah menjadi isu internasional, kalau pemindahan ibu kota itu tidak terlalu menjadi kebutuhan mendasar hari ini, kalau mau kita urut, kebutuhan primer itu adalah kita bagaimana mendamaikan Papua supaya seperti sedia kala," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais juga mengatakan hal yang sama.

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved