Whoopy Goldberg dan Rasialisme!

Ya, setiap orang harus dihargai dan dihormati martabatnya tanpa memandang agama, etnik, warna kulit atau prestasinya karena kita semua setara.

Whoopy Goldberg dan Rasialisme!
Albertus Patty
Pdt Dr Albertus Patty 

Oleh: Albertus Patty

Whoopy Goldberg, artis kulit hitam African-American yang filmnya Sister Acts meledak dimana-mana, punya pengalaman menarik.

Whoopy diundang untuk menghadiri pertemuan pengusaha dan selebrity kaum kulit putih.

Saat di podium, Whoopy bertanya kepada panitia mengapa dia diundang, padahal dia berkulit hitam.

Panitia menjawab 'kamu bukan orang kulit hitam, kamu selebriti, orang terkenal yang kami dan semua orang hormati.'

Whoopy Goldberg
Whoopy Goldberg (https://tvline.com/2019/02/20/whoopi-goldberg-oscars-host-2019-surprise/)

Saat itu Whoopy sadar bahwa prestasi hebat, dalam bidang apa pun, akan membuat seseorang mendapatkan penghormatan. Ia dimanusiakan!

Prestasi hebat melampaui hambatan psikologis apa pun.

Prestasi meruntuhkan sekat sosial yang dibangun manusia.

Kita bisa melihat bagaimana emosionalnya masyarakat kulit putih menyambut sang super star Michael Jackson.

Atau betapa antusias dan hormatnya kaum kulit putih terhadap Michael Jordan, Muhammad Ali atau Martin Luther King Jr.

Halaman
123
Editor: Sigit Sugiharto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved