Sulut Maju
Kandouw Minta Pemerintah Daerah Urus Lansia
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw dikerumuni para lanjut usia yang ingin berjabat tangan dan foto bersama, saat menghadiri Hari Lanjut Usia Nasional tingkat Provinsi Sulawesi Utara, di Lapangan Boki Hontinimbang Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (02/09/2019).
Kegiatan yang mengusung tema lanjut usia mandiri, sejahtera, dan bermartabat ini nampak dihadiri oleh Wali Kota Kotamobagu Hj Tatong Bara bersama wakilnya Nayodo Kurniawan, Ketua TP PKK Kotamobagu Angki Taurina Mokoginta, Bupati Bolaang Mongondow Yasti Seopredjo, Wakil Bupati Boltim, Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena, Forkopimda Kotamobagu, DPRD Kotamobagu, serta tamu undangan lainnya, dan ribuan Lansia se Sulut.
Pada kesempatan tersebut, mereka disuguhkan pertujukan tarian binarundak, dana-dana, dan tarian dari Lansia.
Turut diserahkan juga piagam penghargaan kepada lima pasangan Lansia yang sudah memasuki masa perkawinan 50 tahun.
Juga penyerahan bantuan keperluan usaha, termasuk bantuan kursi roda kepada 13 warga lansia yang lumpuh.
Steven Kandouw pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa yang paling utama adalah menyangkut kebutuhan dasar lansia, sebab tidak semua lansia mampu dan banyak anak tidak mau urus orang tua, sehingga kebutuhan dasar, makanan dan minuman, susu itu perlu untuk mereka.
Juga universal coverage BPJS yang didahulukan itu lansia, belum lagi pendampingan di luar kebutuhan dasar, berupa
UMKM, bukan hanya untuk yang muda, justru yang tua harus didata diberikan bantuan untuk UKM.
Ia menjelaskan, bahwa tingkat harapan hidup masyarakat Sulawesi Utara sekarang adalah 72 tahun.
"Jadi jangan boros-boros, karena masih kuat," jelasnya.
Ia mengatakan, saat ini angkatan kerja banyak dan lansia juga banyak, sehingga pemerintah harus siapkan lapangan pekerjaan lebih banyak lagi.
"Lansia semakin banyak, Kotamobagu saja ada 11 ribu orang, orang tua harus diperhatikan, seluruh daerah wakil wali kota adalah ex officio ketua Komda Lansia.
"Itu menyatakan bahwa negara mengurus lansia, selain perintah UUD, negara, perintah agama juga, dan momentum ini untuk mengingatkan pemerintah untuk urus lansia," jelasnya.
Ini mengingatkan kita semua juga, karena suatu waktu kita juga akan jadi lansia.
"Ingat itu karma, jadi tiap daerah harus punya semangat dan strategi sendiri-sendiri," jelasnya.
Setiap tahun anggaran juga, pemerintah harus menyiapkan anggaran khusus untuk mengurus lansia.
"Saya apresiasi wali kota, sudah upayakan pelayanan rumah sakit rujukan, sudah tidak lama akan diresmikan,
tinggal ronsen dan hemoudialis, nanti akan dibantu, supaya para lansia kita ini kalau dirawat tidak perlu jauh-jauh, cukup di Kotamobagu saja," katanya.
Di sisi lain ia mengingatkan agar lansia harus tetap semangat, dan berdayaguna.
"Jangan hanya pasrah saja karena sudah tua, biar tua kita masih banyak gunanya, beri inspirasi, nasihat, petuah untuk anak-anak dan cucu, jangan patah arang, tapi harus optimis, masih ada harapan, tetap semangat, tidak usah cemas dan takut, ada pemerintah, anda tidak berjalan sendiri, semoga lebih panjang usia kalau perlu sampai 90 tahun," ujarnya.
Usai itu, sempat diberikan kuis kepada para lansia dengan hadiah cukup menarik.
Para lansia pun ada yang berlarian untuk menjawab ketika pertanyaan diberikan.
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu menyambut kedatangan Wak Gubernur Sulut.
"Saya atas nama pribadi pemerintah daerah, dan masyarakat juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yang telah memberikan kepercayaan kepada pemerintah daerah Kotamobagu sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan peringatan Hari lanjut usia nasional ke-23 tahun tingkat provinsi Sulawesi Utara tahun 2019, juga kami sampaikan bahwa jumlah lansia yang ada di Kotamobagu hingga tanggal 31 Juli 2019 berjumlah 11.338 orang yang terdiri dari 5.524 laki-laki dan 5.811 perempuan," jelas dia.
Ia menambahkan, selain bantuan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi lansia, pemerintah Kotamobagu juga telah memberikan bantuan kepada para lansia berupa beras, susu, telur, minyak goreng, dan gula.
"Serangkaian kegiatan peringatan Hari lanjut usia nasional ke 23 hari ini kami mengimbau, serta mengajak seluruh elemen masyarakat di Kotamobagu untuk berperan aktif serta kepedulian kita semua, dalam rangka untuk mewujudkan bersama lanjut usia yang mandiri dan bermartabat, sehingga akan terwujud lanjut usia yang sehat semangat," jelas dia.
(Tribunmanado.co.id/Alpen Martinus)
BERITA TERPOPULER :
Baca: Tak Tahu Kapan Menjemput Ajal, 5 Artis Ini Telah Siapkan Perlengkapan Kematian
Baca: Pesulap Bernama Pak Tarno Menikah Dengan Pramugari Cantik, Ini Kisahnya
Baca: Beredar 6 Foto Jadul Artis Saat Masih Sekolah, Terungkap Perubahan Syahrini Hingga Dian Sastro
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kandou-minta-pemerintah-daerah-urus-lansia.jpg)