Vicky Lumentut dan Airin Pimpin Audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas!

Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas!

Vicky Lumentut dan Airin Pimpin Audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas!
ISTIMEWA
Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas! 

Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas!

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah wali kota yang tergabung dalam wadah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), melakukan audiens dengan Wakil Presiden Indoneasia, Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) sore.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut selaku Ketua Dewan Pengawas APEKSI didampingi Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diany selaku Ketua Dewan Pengurus APEKSI memimpin jalannya audiens para wali kota, khususnya pengurus APEKSI periode 2016-2020.

Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas!
Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas! (ISTIMEWA)

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, tujuan dari audiens tersebut yakni dalam rangka melaporkan hasil rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI yang digelar di Kota Semarang awal Juli 2019 kemarin.

"Diketahui, Rakernas APEKSI 2019 di Kota Semarang beberapa waktu lalu menghasilkan berbagai rekomendasi yang dirumuskan. Antara lain tentang penerapan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Dana Alokasi Khusus (Dana Alokasi Khusus), Dana Alokasi Umum (DAU) hingga Dana Kelurahan," ujarnya.

Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas!
Vicky Lumentut dan Airin Pimpin audiens Para Wali Kota dengan Jusuf Kalla, Laporkan Hasil Rakernas! (ISTIMEWA)

Terkait itu, Vicky menambahkan, dalam audienss tersebut juga dibahas tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis), di mana pemerintah pusat bisa membuatnya berlaku lebih dari setahun agar mudah untuk menerjemahkannya.

"Hasil rekomendasi internal dan eksternal ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat supaya ditindaklanjuti dan bisa terealisasi pada tahun 2020," ujarnya. (ana)

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved