News

Hampir 100 Remaja Alami Kerusakan Organ Vital Akibat Vape, Waspada Rokok Elektrik Penjemput Kematian

Gejala penyakit tersebut termasuk kesulitan bernapas, sesak napas, dan nyeri dada. Beberapa pasien juga dilaporkan mengalami demam, batuk, dll.

Hampir 100 Remaja Alami Kerusakan Organ Vital Akibat Vape, Waspada Rokok Elektrik Penjemput Kematian
afp
Vape, rokok elektrik 

Para remaja awalnya menunjukkan gejala yang tampak dapat diatasi dan konsisten dengan infeksi virus dan bakteri pneumonia.

Gejala-gejala ini termasuk sesak napas, batuk, demam, dan rasa tidak nyaman pada perut, kata Emily Chapman, kepala petugas medis di Children's Minnesota, Minneapolis.

Baca: AULIA KESUMA Sewa 4 Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Suami dan Anak Tirinya

Baca: Istri Muda Bunuh Suami dan Anak Tiri, Saat Dibakar, Dibantu Anak Kandung

Baca: VIDEO Wanita yang Viral Ditendang Anaknya karena Tak Diberi Rp 10 Ribu Meninggal Dunia

Tetapi kondisi pasien terus memburuk, meskipun dalam banyak kasus pengobatan telah dilakukan dengan antibiotik dan bantuan oksigen.

“Beberapa bahkan menderita gagal napas dan harus memakai ventilator,” tambah Chapman.

Chapman mengatakan, para dokter akhirnya menyimpulkan bahwa ada hubungan antara cedera paru-paru akut dengan penggunaan vape.

Para pasien yang diobati dengan steroid, di antara terapi lainnya, menunjukkan peningkatan.

Namun demikian, dokter tidak tahu apakah pasien akan menderita konsekuensi jangka panjang.

"Kasus-kasus ini sangat kompleks untuk didiagnosis, karena gejalanya dapat meniru infeksi umum, tapi juga dapat menyebabkan komplikasi parah dan memperpanjang masa rawat inap," catat Chapman.

"Perhatian medis sangat penting dalam kondisi ini. Kondisi pernapasan dapat terus menurun tanpa perawatan yang tepat." (Bestari Kumala Dewi)

SUMBER INTISARI ONLINE 

 

 

Editor: Frandi Piring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved