Pemindahan Ibu Kota Negara

Fadli Zon Bilang Pemindahan Ibu Kota Wacananya seperti Mobil Esemka, Pastikan Tak Jadi

Meski Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah menyatakan setuju dengan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta

Fadli Zon Bilang Pemindahan Ibu Kota Wacananya seperti Mobil Esemka, Pastikan Tak Jadi
Reza Deni/Tribunnews.com
Kader Gerindra Fadli Zon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Meski Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah menyatakan setuju dengan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, namun Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon memberikan pendapat berbeda.

Baca: Gregoria Mariska Tunjung Masih Tercatat Sebagai Tunggal Putri Peringkat Dunia Terbaik dari Indonesia

Baca: Intip Potret 5 Gaya Kasula Modis Ala Dara The Virgin, Bisa Jadi Pilihan untuk Hangout Guys!

Baca: Pemkab Tambah Empat Bus Pengangkut PNS, Tidak Ada Lagi yang Terlambat

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik rencana pemindahan ibu kota oleh Presiden Joko Widodo ke Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Fadli mengatakan rencana pemindahan ibu kota tersebut dilakukan pada waktu yang tidak tepat.

"Menurut saya sih secara pribadi, saya tidak melihat ada timing yang tepat sekarang ini untuk memindahkan Ibu kota," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (28/8/2019).

Fadli Zon - Kader Gerindra
Fadli Zon - Kader Gerindra (Tribunnews.com)

Bagaimana tidak, ia mengatakan pemindahan ibu kota dicanangkan saat permasalahan dasar belum tuntas. Mulai dari masalah BPJS, kebutuhan pokok atau pangan, dan masalah energi.

"Kok kita mau nambah buat persoalan gitu. Jadi ya tidak tepat timingnya," katanya.

Fadli menilai pemindahan ibu kota bisa dilakukan bila pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 8 persen. Pembangunan ibu kota baru dilakukan saat fundamental ekonomi Indonesia kuat.

"Tapi sekarang kita masih terseok-seok dan apalagi di situasi ekonomi global seperti sekarang, menurut saya ini nanti nih presiden nanti ujungnya cuma jadi angan-angan aja gituloh. Seperti Esemka, diomongin gak jadi. Mobil esemka saja engga jadi apalagi pemindahan ibukota nanti 2020-2024," tuturnya.

Baca: Pengakuan Barbie Kumalasari Soal Video Cium DJ & Dugem, Sebut Galih Ginanjar Tahu: Nggak Bisa Bohong

Idelanya menurut Fadli kajian pemindahan ibu kota dil‎akukan 10 sampai15 tahun. Sehingga pemindahan ibu kota tidak menimbulkan masalah baru.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemindahan Ibu Kota akan Seperti Mobil Esemka, Diomongin Tapi Ujungnya Tidak Jadi, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/08/28/pemindahan-ibu-kota-akan-seperti-mobil-esemka-diomongin-tapi-ujungnya-tidak-jadi.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak

Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved