Berita Kesehatan

Kedelai Adalah Pengganti Protein Nabati, Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Konsumsi Kedelai

Kedelai sering disarankan untuk dikonsumsi karena alasan kesehatan, namun banyak juga orang yang khawatir akan efek buruknya bagi kesehatan.

Kedelai Adalah Pengganti Protein Nabati, Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Konsumsi Kedelai
SHUTTERSTOCK
Susu kedelai. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kedelai sering disarankan untuk dikonsumsi karena alasan kesehatan, namun banyak juga orang yang khawatir akan efek buruknya bagi kesehatan.

Ada yang mengira  bila terlalu sering mengonsumsi kedelai maka menyebabkan terjadinya pubertas lebih dini pada anak-anak.

Dilansir laman Reader's Digest, ada sejumlah hal yang dapat dipahami soal kedelai.

Penting untuk lebih dulu dipahami, kedelai merupakan salah satu dari segelintir protein vegetarian lengkap.

Produk kedelai—seperti edamame, tahu, dan tempe—mengandung sembilan asam amino esensial.

Nah, karena tubuh tidak dapat menghasilkan asam amino esensial ini, maka untuk mendapatkannya harus berasal dari sumber makanan. "

Kedelai penuh nutrisi," kata Pamela Fergusson, dietitian di British Columbia.

Kedelai dianggap sumber protein, plus kaya akan serat. Kedelai, tambah Fergusson, tidak memiliki kolesterol dan rendah lemak jenuh. Kedelai juga memiliki sumber nutrisi lain.

Berita Populer

Baca: Ditolak Gunakan Ambulans, Keluarga Korban Tenggelam Bawa Pulang Jenazah Jalan Kaki

Baca: Pedagang Kaget Ada Ceceran Darah, Lapor Polisi, SAR Pun Turun, Ternyata Ada Ini Dalam Sumur

Baca: Siswi SMP Termakan Bujuk Rayu, Mahkota Direbut Pelaku di Kontrakan, Ini Kronologinya

Setengah cangkir edamame yang dikupas, misalnya, terdapat sumber vitamin C yang membantu kekebalan, juga zat besi — penting untuk kesehatan sel darah merah.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved