Kuliner

APCA Kenalkan Kembali Dabu-Dabu dan Klappertaart Manado Berbalut Sentuhan Modern

Kuliner-kuliner tradisional tersebut dikemas kembali menjadi lebih modern dengan teknik memasak yang tinggi.

APCA Kenalkan Kembali Dabu-Dabu dan Klappertaart Manado Berbalut Sentuhan Modern
Istimewa
APCA Indonesia memperkenalkan kuliner tradisional berbalut sentuhan modern di Alam Sutera, akhir pekan lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) Indonesia, salah satu sekolah pastry dan kuliner internasional di Indonesia memperkenalkan kembali kuliner tradisional nusantara yang dibalut dengan sentuhan modern.

Melalui para Chef profesional yang juga merupakan instruktur di APCA Indonesia, mereka bercerita mengenai kuliner tradisional yang memiliki nilai kenangan tersendiri.

Kuliner-kuliner tradisional tersebut dikemas kembali menjadi lebih modern dengan teknik memasak yang tinggi.

Bertajuk ‘APCA Indonesia Media Special Cooking Class’ menu-menu spesial dihadirkan, diantaranya Bhinneka Bahari Dabu Dabu, Archipelago Chocolate, Ketan Item Gelato dan Petit Gateau Modern Klapertaart.

Bertempat di APCA Indonesia, Alam Sutera, akhir pekan lalu, Chef Andy Ramadhan, Chef Christian Dewabrata, Chef Caesar Andry Priatno dan Chef Glenn Nethanael Peter memperkenalkan kuliner khas nusantara bernuansa modern.

Kekayaan bahari Indonesia diceritakan oleh Chef Andy Ramadhan melalui olahan hasil laut yang memberikan sensasi baru tersendiri dalam Bhinneka Bahari Dabu Dabu.

Bahan-bahan seperti ikan kakap merah, udang dan gurita diolah dan disajikan dengan sambal khas Manado yakni dabu-dabu.

Baca: Ternyata Sebelum Iqbaal Ramadhan, Hanung Incar Aktor Ini Untuk Jadi Minke di Film Bumi Manusia

Baca: Sosok Ini Ungkap Kehamilan Syahrini, Ada Tanda-tanda yang Terjadi pada Istri Reino Barack

Baca: Viral di Media Sosial Seorang Pria Gantung Diri dan Siarkan Kematiannya Melalui Live Instagram

Penggunaan gurita sebagai pengganti cumi-cumi selain unik, juga memiliki kandungan protein yang tinggi, sedangkan sambal dabu-dabu yang rasanya pedas dan segar, menjadi pilihan tepat untuk hidangan olahan hasil laut.

Dabu-dabu dimodifikasi lebih modern dengan teknik memasak yang dikembangkan, karena setiap bahan dasarnya diolah masing-masing terlebih dahulu.

Seperti tomat di-comfit (slow cooking dengan oil) dan kemangi diekstrak dengan oil kemudian minyaknya dijadikan mayones. Sedangkan cabe rawit dan paprika diasap terlebih dahulu sebelum diolah menjadi sauce.

Halaman
1234
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved