Sulut Hebat

Gubernur Olly Dondokambey Gunakan Diskresi Singkirkan Hambatan Investasi

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menyampaikan materi kuliah umum di UI pekan lalu mengatakan, banyak investor kepincut untuk berinvestasi di Sulut

Gubernur Olly Dondokambey Gunakan Diskresi Singkirkan Hambatan Investasi
Istimewa
Gubernur Olly Bawakan Kuliah Umum di UI 

“Saat ini ada 3 rumah sakit dan 5 hotel yang akan dibangun. IMB-nya sudah tidak ada kendala,” pungkasnya.

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

Saat ini paradigma investasi yang digunakan berorientasi pada inovasi. Anggaran dari pemerintah mengikuti inovasi di daerah berbeda dengan model sebelumnya, anggaran mengikuti program.

Wagub Sulut Steven Kandouw, ikut menyoroti terhambat investasi di beberapa kabupaten dan kota, khususnya di Manado.

Padahal ada investor yang akan membangun hotel. “Tapi masih terhambat oleh RTRW yang sudah kedaluwarsa karena sudah berumur 30 tahun," kata dia.

Steven mengatakan, dalam RTRW lama, area Paal II dan Ring Road masuk wilayah pertanian. “Sudah tidak relevan lagi,"sebutnya.

Beber Strategi

Apa strategi dan terobosan Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Drs. Steven Kandouw untuk mengairahkan dan meningkatkan investasi?

"Strategi meningkatkan investasi ini dengan mempercepat pembangunan infrastruktur," ungkap Olly.

BERITA MENARIK:

> Sejarah Seruan Merdeka di Tanah Papua yang Meminta Pisah dari Indonesia, Ini Penjelasannya

> Pingkan Mangundap : Nama Tuhan Dimuliakan dan Ditinggikan, Pemuda Sebagai Obor Pembangunan

> Kecelakaan Lalu Lintas, Truk Tabrak dan Menimpa Avanza, Pengemudinya Langsung Keluar

Pertama, pembangunan infrastruktur atau peningkatan fasilitas Bandara Sam Ratulangi. Memperpanjang runway dari 2.650 meter menjadi 2.800 meter.

“Dengan ditambah 150 meter lagi, pesawat berbadan besar bisa mendarat”, tambahnya. Sedangkan kapasitas terminal yang saat ini hanya bisa menampung 1,5 juta penumpang per tahun, akan bisa menampung 3-5 juta penumpang per tahun dengan ketambahan 56.000 m2.

“Mulai tahun depan juga akan dibangun jalan strategis pariwisata sepanjang 33 km dari bandara sampai Likupang”, jelas Olly

Selain itu, pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung yang akan mulai beropersi pada Oktober tahun ini.

Proyek ini akan dilanjutkan dengan membangun Tol dari Airmadidi sampai Amurang sepanjang 55 km. Tol ini akan melintasi Airmadidi -Tondano - Tomohon - Kawangkoan - Amurang.

“Infrastruktur jalan yang menghubungkan ke provinsi lain juga sudah diperbaiki. Misalnya jalan trans Sulawesi, baik di bagian utara dan selatan, sudah sampai Provinsi Gorontalo," kata dia.

Infrastruktur penunjang lainnya yakni di bidang pertanian. Infrastruktur tersebut yakni Bendungan Lolak di Bolmong.

LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO:

Tujuannya agar bisa meningkatkan sumber daya petani di Bumi Totabuan. Sedangkan Bendungan Kuwil di Minut, yang akan dilanjutkan dengan pembangunan Bendungan Sawangan, tujuannya untuk mencegah banjir bandang yang bisa menerjang Kota Manado

"Bencana banjir banding 2014, kira-kira mengalami kerugian Rp 5 triliun, sebulan mati ekonomi Kota Manado", ujarnya.

Selain itu, bendungan ini akan menyediakan air baku untuk menyuplai Kawasan Ekonomi Khusus Bitung, wilayah Minut dan Manado.

Strategi kedua, yakni lewat jalan industrialisasi.

Industrialisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, KEK Pariwisata Minut dan industrialisasi perikanan.

Olly mengungkapkan, sudah 3 investor yang menanamkan modalnya di KEK Bitung yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Diperkirakan jumlah investasi total kira-kira Rp 6 triliun. Investor-investor tersebut yakni PT Futai, PT Indo Jaya dan Pasifik Ocean.

KABAR SULUT UNITED:

> Tak Mampu Menang di Kandang, Pelatih dan Pemain Sulut United Minta Maaf

> Draw dengan Madura FC di Klabat, Posisi Sulut United Melorot ke Posisi 7 Klasemen, ini Kata Herkis

> Resmi, Sulut United Pulangkan Adik Dirga Lasut dan Segel Striker Eks Persik

"PT Futai ini mengolah bijih plastik mengolah sisa bahan plastik. Indo Jaya Tuna dan Pasifik Ocean di bidang perikanan. Tahun 2020 sudah operasi," tukasnya.

Strategi ketiga yakni pembangunan Hub Port Bitung. Hub Port ini akan menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang pacifik.

Strategi keempat dan kelima yakni pengembangan sektor dan sumber daya manusia unggul. Soal pariwisata ini, Olly bicara panjang lebar.

Sulut proses sehingga meningkat tajamnya kunjungan wisatawan mancanegara khususnya dari Tiongkok hingga arah pengembangan destinasi wisata di Sulut.

Termasuk juga terobosan-terobosan dalam kebijakan pariwisata. Misalnya, bebas visa kunjungan di Bandara Sam Ratulangi, Peningkatan Status Kantor Bea Cukai dan Imigrasi, operasional bandara selama 24 jam dan pembangunan hotel-hotel serta penyelenggaran event-event pariwisata.

“Kami juga sudah kirim 500 siswa magang ke China untuk mempelajari bahasa Mandarin. 50 orang sudah kembali," beber Mantan Anggota DPR RI ini. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved