Berita Terkini

5 Fakta Keluarga Korban Tenggelam Ditolak Gunakan Ambulans, Terungkap Kronologi & Tanggapan Pemda

Media sosial dihebohkan dengan postingan seorang ayah menggendong jenazah anaknya yang merupakan korban tenggelam di Sungai Cisadane

5 Fakta Keluarga Korban Tenggelam Ditolak Gunakan Ambulans, Terungkap Kronologi & Tanggapan Pemda
(Kolase Facebook/Info Tangerang)
Tak Diizinkan Pakai Ambulans, Ayah Gotong Jenazah Anaknya Sambil Jalan, Dinkes Tangerang Minta Maaf

TRIBUNMANADO.CO.ID - Media sosial ( Medsos) dihebohkan dengan postingan seorang ayah menggendong jenazah anaknya yang merupakan korban tenggelam di Sungai Cisadane.

Jasad korban bernama Husein (8) yang sudah ditutupi kain digotong keluarganya dari Puskesmas Cikokol ke rumah duka di Kampung Kelapa, Kota Tangerang.

Ada pula kronologi kejadian tentang tenggelamnya Husein di Sungai Cisadane saat bermain bersama empat orang kawannya yang lain.

1. Kronologi bocah tenggelam di Sungai Cisadane

Menurut warga sekitar yang menjadi saksi pencarian, Irfan, korban tenggelam diketahui berjumlah dua orang berumur 12 tahun dan 8 tahun.

Berita Terpopuler: Wanita Ini Datang ke Rumah Pacar, Minta Dipeluk Lalu Lemas dan Tak Sadarkan Diri, Ini Yang Terjadi

Berita Terpopuler: Kronologis Lengkap Tewasnya Leonardo Dicaprio dalam Insiden Kecelakaan Beruntun

Berita Terpopuler: Istri Ahok Tampil Beda Sambut Kelahiran Anak Pertama, Rambut Puput Nastiti Devi Jadi Sorotan

Irfan menuturkan awalnya mereka berempat sedang mandi namun naas, dua diantaranya tidak terselamatkan dari ganasnya arus Sungai Cisadane.

"Menurut informasi ada empat orang kebetulan sedang mandi agak ke tengah Sungai Cisadane. Yang dua selamat yang dua lagi ke dalam," jelas Irfan kepada TribunJakarta.com di lokasi, Jumat (23/8/2019).

Beruntung dua temannya yang lain berhasil menyelamatkan diri diselamatkan oleh warga sekitar yang sedang memancing.

Menurut Irfan, satu anak bernama Husein kelas 3 SD berhasil diselamatkan oleh warga namun nyawanya sudah tidak terselamatkan lagi.

"Terakhir satu sudah ditemukan, kita sudah urus, di rumah warga waktu itu masih ada nafas kita bawa ke puskesmas berusaha nolong agar selamat. Tapi Allah menghendaki lain dan akhirnya meninggal dunia," kata Irfan.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved