Berita Manado

Pemkot Tunda Eksekusi Pasar Bahu, Dirut PD Pasar: Kami Beri Waktu Sehari, Jumat Kami Bereskan

Pemkot tetap akan memindahkan para pedagang ke Kayubulan. Sebanyak 248 lapak disediakan untuk para pedagang dari Pasar Bahu.

Pemkot Tunda Eksekusi Pasar Bahu, Dirut PD Pasar: Kami Beri Waktu Sehari, Jumat Kami Bereskan
TRIBUN MANADO/SITI NURJANAH
Suasana Pasar Restorasi Pasca-Diresmikan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar rencana penggusuran para pedagang di Pasar Bahu pada Kamis (22/8/2019) tidak terwujud. Aktivitas jual beli tetap berjalan seperti biasa.

Rencananya pemerintah kota merelokasi para pedagang ke Pasar Restorasi, Kayubulan, Malalayang, yang diresmikan pada 14 Agustus lalu.

Banyak pedagang menolak rencana itu karena kondisi Pasar Restorasi masih jauh dari harapan. Apalagi di sana tak ada lagi lapak-lapak yang bisa ditempati.

Para pedagang kemudian mengadu ke DPRD, Rabu (21/8/2019).

Mereka diterima Anggota DPRD Hengky Kawalo yang akan berupaya agar pemerintah menunda eksekusi sebelum memenuhi tuntutan para pedagang.

Dihubungi pada Kamis (22/8), Hengky menyebut bahwa DPRD akan terus mengawal agar fasilitas di Pasar Kayubulan harus memadai sebelum relokasi para pedagang.

Pantauan Tribun Manado di Pasar Bahu, aktivitas jual beli berjalan seperti biasa.

Masih banyak pedagang sayuran, ikan segar, hingga rempah-rempah, bahkan para pembeli pun masih terlihat ramai.

Lapak-lapak mulai dari atap terpal hingga seng pun masih berdiri tegak.

Baca: Pasar Bahu Masih Eksis Pasca-Peresmian Pasar Restorasi Malalayang, Melki: Tidak Akan Ada Penggusuran

Baca: Breaking News : Pedagang Pasar Demo di Kantor Dewan Menolak Pindah Tempat Jualan

Hanya saja di bagian samping jembatan terdapat beberapa bangunan yang merupakan tempat tinggal warga Pasar Bahu sudah terbengkalai.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved