Sains
Bulan Setia Mengelilingi Bumi, padahal Gravitasi Matahari Lebih Besar, Bisakah Ia Terlepas?
Bulan selalu setia mengitari bumi, padahal gravitasi matahari lebih besar. Kenapa, ya?
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bulan selalu setia mengitari bumi, padahal gravitasi matahari lebih besar. Kenapa, ya?
Bumi memiliki satu satelit alami yang disebut Bulan. Karena itulah, Bulan selalu mengelilingi Bumi.
Sekali mengorbit Bumi, Bulan membutuhkan waktu sekitar 27,3 hari atau lebih tepatnya 27 hari, 7 jam, 43 menit, 11,5 detik.
Namun, hampir semua benda langit di tata surya kita mengorbit Matahari sebagai bintang induk.
Matahari memiliki gravitasi yang sangat besar sehingga planet, asteroid, komet, dan benda langit lainnya tertarik ke dekatnya.
Baca: Pria Ini Naik ke Atas Tubuh Wanita Yang Tertidur di Kamar Kos, Ancam Dengan Pisau dan Lakukan Ini
Baca: Kerap Terlihat Tegar, Tangis Nikita Mirzani Pecah Saat Sajad Ukra Libatkan Anak dalam Kasus Hukum
Baca: Kerusuhan di Fakfak, Warga Papua Pasang Badan untuk NKRI: Tidak Takut Mati Demi Merah Putih!
Follow Instagram Tribun Manado
Gravitasi inilah yang membuat benda-benda langit di tata surya mengorbit Matahari.
Lalu, mengapa Bulan tidak mengorbit Matahari dan malah mengorbit Bumi, ya?
Bulan Mengitari Matahari, tapi....
Tahukah teman-teman? Ternyata Bulan juga sebenarnya mengitari Matahari, lo, tapi secara tidak langsung.
Bumi bergerak mengelilingi Matahari, sedangkan Bulan mengelilingi Bumi. Itu artinya Bulan juga mengelilingi Matahari.
Bayangkan, hewan peliharaan kita berlari mengelilingi kita di saat kita berlari mengelilingi sebuah gedung.
Secara tidak langsung, hewan peliharaan kita juga ikut mengelilingi gedung itu bersama kita.
Nah, gedung itulah Matahari, kita menjadi Bumi, sedangkan hewan peliharaan sebagai Bulan.
Tarikan gravitasi Bumi terhadap Bulan jauh lebih besar karena jarak Bumi dan Bulan berdekatan.
BERITA SELEB:
Baca: Heboh The Power of Gempi, Gading Marten Sampai Dihubungi Langsung Penyanyi Inggris
Baca: Masuk 10 Besar YouTuber Terkaya di Dunia, Atta Halilintar Bisa Hasilkan Rp 269 Miliar per Tahun
Baca: Lakukan Perawatan Kulit Untuk Bayinya, Raditya Dika dan Anissa Aziza Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah
Maka itu, Bulan tetap mengitari Bumi dan tidak secara langsung mengorbit Matahari meski gravitasi Matahari sangat besar.
Bisakah Bulan Terlepas dari Bumi?
Bulan mengelilingi Bumi dalam kecepatan yang pas, yaitu sekitar satu kilometer per detik.
Jika bergerak lebih lambat atau lebih cepat, Bulan akan terlepas dari Bumi.
Dengan jarak Bumi dan Bulan sekitar 380.000 kilometer, maka Bulan akan terlepas dari Bumi jika bergerak dengan kecepatan 1,2 kilometer per detik.
Yap, berbeda 0,2 kilometer per detik saja bisa membuat Bulan terlepas, teman-teman.
Namun begitu, menurut penelitian, Bulan sedang bergerak menjauh dari Bumi sekitar 3,82 sentimeter per tahun.
Pergerakan menjauh dari Bulan ini juga akan memengaruhi kecepatan gerak Bulan mengelilingi Bumi.
Jadi, Bulan diperkirakan bisa terlepas dari Bumi dalam waktu jutaan tahun yang akan datang.
Artikel ini telah tayang di Bobo.id dengan judul Meski Gravitasinya Lebih Besar, Mengapa Bulan Tidak Mengorbit Matahari?
BERITA KESEHATAN:
Baca: 7 Pemeriksaan Kesehatan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah
Baca: 7 Minuman Pengganti Kopi yang Bikin Mata Melek, dari Matcha tea Hingga Kombucha
Baca: Sebelum Usia 30 Tahun, Kita Ternyata tak Benar-benar Dewasa
SUBSCRIBE CHANNEL TRIBUN MANADO TV:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gerhana-bulan-parsial-di-indonesia-rabu-17-juli-2019-berikut-pembagian-zona-waktu-untuk-prosesnya.jpg)