Kesehatan

Pria Ini Dibawa ke Rumah Sakit setelah Karaoke, Paru-parunya Kolaps, Kok Bisa?

Dokter mengatakan, paru-paru pria tersebut kolaps atau pneumotoraks. Apa yang terjadi sebenarnya saat paru-paru kolaps?

Pria Ini Dibawa ke Rumah Sakit setelah Karaoke, Paru-parunya Kolaps, Kok Bisa?
evenbrite
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria dibawa ke rumah sakit setelah terlalu bersemangat berkaraoke bersama keluarganya.

Dokter mengatakan, paru-paru pria tersebut kolaps atau pneumotoraks. Apa yang terjadi sebenarnya saat paru-paru kolaps?

Masyarakat di Asia terbiasa menghabiskan waktu bersama keluarga atau kerabat untuk menyanyikan lagu bersama-sama seperti karaoke.

Namanya juga bernyanyi bersama, jadi tak ayal jika ada salah satu diantara kita pasti yang akan bernyanyi dengan penuh semangat.

Seperti pria satu ini yang sangat bersemangat saat menyanyikan beberapa lagu.

Baca: VIRAL VIDEO Perwira Polisi Tampar dan Tendang Anggota Polri -TNI, Ternyata Perayaan HUT

Baca: Ahok Unggah Foto Bersama Syafi’i Maarif di Hadapan Ribuan Mahasiswa dan Tulis: Aku untuk Indonesiaku

Baca: VIRAL Prank Perwira Polri Tampar dan Tendang Seorang Polisi dan Anggota TNI, Tonton Videonya

Seorang lelaki dari Tiongkok timur membutuhkan perawatan di rumah sakit setelah sesi karaoke.

Pria 65 tahun dari daerah Nanchang di provinsi Jiangxi, bernama Wang, mengatakan bahwa ia mulai merasa sakit di dadanya setelah menyanyikan 10 lagu bernada tinggi secara berurutan.

"Saya sangat bersemangat dalam panasnya momen dan setelah menyanyikan beberapa lagu dengan nada sangat tinggi, saya mendapati diri saya mengalami kesulitan bernapas," katanya, mengutip Asia One.

Wang merasa bahwa ini tidak biasa karena dia telah menyanyikan lagu-lagu ini berkali-kali dan selalu dapat mencapai nada tinggi, tetapi kali ini dia kehabisan napas dan merasakan sakit di paru-paru kiri.

Dia memutuskan untuk mengabaikan ketidaknyamanan pada waktu itu, tetapi rasa sakitnya memburuk setelah dia kembali ke rumah, Nanchang News melaporkan pada hari Rabu.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved