Berita Minahasa Utara

Para Pemuka Agama Berdoa Bersama di Paroki Watutumou, Serukan Penghormatan pada Perbedaan

Masing-masing tokoh agama berdoa menyerukan agar bangsa Indonesia semakin menghargai, menghormati dan mencintai perbedaan.

Para Pemuka Agama Berdoa Bersama di Paroki Watutumou, Serukan Penghormatan pada Perbedaan
ISTIMEWA
(kiri-Kanan): Perwakilan Hindu Ida Alit, Ketua BKSAUA Minut yang juga perwakilan Kristen Protestan Pdt Sem Kindangen STh, Pastor Paroki Santa Ursula Watutumou John Rawung MSC, Camat Kalawat Alexander Warbung, Ketua MUI Minahasa Utara perwakilan Islam H Baidlowi, perwakilan Budha Pandita Kadek Adnyana, perwakilan Konghucu P Riano Baggy, Anggota BKSAUA Minut Perwakilan Katolik Arnold Rondonuwu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beragam etnis dan budaya serta kepercayaan menjadi kekayaan sekaligus anugerah bagi bangsa Indonesia.

Anugerah ini harus terus dijaga dengan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan-perbedaan tersebut.

Hal inilah yang menjiwai para tokoh agama di Minahasa Utara yang menggelar doa bersama lintas agama di Paroki Santa Ursula Watutumou, Kecamatan Kalawat, Selasa (20/8/2019) malam.

Hadir dalam doa bersama ini Ida Alit, perwakilan Hindu; Pdt Sem Kindangen STh, perwakilan Kristen Protestan yang juga Ketua BKSAUA Minut.

Juga Pastor John Rawung MSC, Pastor Paroki Santa Ursula Watutumou; dan Pandita Kadek Adnyana, perwakilan Budha.

Selain itu, H Baidlowi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Minahasa Utara sekaligus perwakilan Islam; dan P Riano Baggy, perwakilan Konghucu.

Juga hadir Camat Kalawat Alexander Warbung dan Arnold Rondonuwu, Anggota BKSAUA Minut perwakilan Katolik.

Dalam doa bersama tersebut, masing-masing tokoh agama berdoa menyerukan agar bangsa Indonesia semakin menghargai, menghormati dan mencintai perbedaan.

Doa bersama ini juga dihadiri pimpinan umat Katolik Paroki Santa Ursula Watutumou.

Baca: Tokoh Lintas Agama Bolmong Sepakat Junjung Toleransi, Bentengi Umat dari Ajaran Menyimpang

Baca: BPIP: Upaya Ganti Pancasila dan Sikap Intoleransi Juga Masih Tinggi

"Ini merupakan program dari DPP yang telah tertuang di Renstra Paroki. Juga untuk terus menambah semangat nasionalisme seluruh pimpinan umat dari tingkatan paroki sampai ke wilayah rohani,” ujar Agustinus Koba Kalengkongan SH, Ketua I Bidang Liturgi, Katekese, Kitab Suci, DPP Ursula Watutumou.

Pertemuan para tokoh agama berlangsung penuh kekeluargaan.

Mereka berharap, pertemuan tersebut juga menjadi contoh bagi seluruh umat beragama untuk hidup rukun sekaligus menjaga kekayaan bangsa.

Doa bersama lintas agama ini juga diharapkan menjiwai warga, khususnya di Minahasa Utara, yang baru saja memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia. (*)

Baca: Forum Kerukunan Umat Beragama Manado Silaturahmi dengan Kapolresta, Ini yang Dibahas

Baca: Rusuh di Manokwari Papua, Kemenag Imbau ASN Tak Terprovokasi

Baca: Musim Kemarau Tahun Diprediksi Lebih Panjang, Ini Penjelasan BMKG

Penulis: maximus conterius
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved