Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kerusuhan di Papua Barat

Kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni Jadi Sasaran Pembakaran Kelompok Massa, Pemicunya Ini

Papua Barat kembali bergejolak, kali ini terjadi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pemicunya masih ketersinggungan dengan kejadian

Tayang:
Editor: Aswin_Lumintang
HANDOVER VIA ANTARA/TRIBUN TIMUR/FACEBOOK GUNAWAN PALLY
Terbaru, Kerusuhan di Fakfak Papua Barat, Rabu (21/08/19) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, PAPUABARAT - Papua Barat kembali bergejolak, kali ini terjadi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pemicunya masih ketersinggungan dengan kejadian yang terjadi di Surabaya, Malang dan Semarang.

VIRAL VIDEO Prank Perwira Polri Tampar dan Tendang Anggota Polisi -TNI, Tonton Video Lengkapnya
VIRAL VIDEO Prank Perwira Polri Tampar dan Tendang Anggota Polisi -TNI, Tonton Video Lengkapnya (Screenshot Video)

Kerusuhan di Papua Barat ini kembali terjadi pada, Rabu (21/8/2019). 

Kali ini, kerusuhan berupa pembakaran terjadi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Saat dihubungi Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani membenarkan terjadinya kerusuhan di Fakfak.

Pada Rabu pagi, terjadi pembakaran kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni di FakFak.

"Beberapa jam lalu terjadi pembakaran kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni," kata Lakotani, Rabu siang. 

Menurut Lakotani, kerusuhan ini disebabkan oleh adanya konsentrasi massa sejak Selasa malam.

Konsentrasi massa, kata Lakotani, ada di dua titik.

Lakotani melanjutkan, berdasarkan informasi yang ia terima, saat ini situasi sudah bisa dikendalikan oleh aparat keamanan. 

Polisi juga menambah personel untuk mencegah meluasnya kerusuhan.

Soal penyebab kerusuhan ini, Lakatoni mengatakan masih merupakan lanjutan dari aksi protes atas rasisme di Surabaya.

Namun, Lakatoni menduga aksi kerusuhan ini sudah ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.

Dilansir Antaranews.com, demo di wilayah Fakfak, Papua Barat kembali memanas.

Bahkan para demonstran mulai merusak dan membakar kios di pasar Tambaruni Fakfak, Papua Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Papua AKBP Mathias Krey mengatakan, aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi demonstrasi untuk melakukan pengamanan.

"Anggota Brimob dijadwalkan dikirim ke Fakfak untuk membantu mengamankan wilayah tersebut," katanya saat dihubungi dari Jayapura, Papua.

Menurut beberapa postingan linimasa Twitter, kebakaran kios Pasar Tambaruni mulai terbakar siang ini.

Dalam kerusuhan di Fakfak itu, berdedar video pembakaran bangunan Pasar Thumburuni.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @makassar_jobb, tampak sebuah bangunan berpagar biru dengan api yang membara.

Tampak tulisan di spanduk nama pasar 'THUMBURUNI FAKFAK' yang dipenuhi asap akibat kobaran api di sekitarnya.

Selain itu, akun Twitter @febrofirdaus juga turut mengunggah video pembakaran.

Tampak asap membumbung tinggi ke udara dan di sekitarnya terdapat massa yang berkumpul.

Massa terdengar meneriakan protes bersama-sama.


Kerusuhan di Fakfak pun dibenarkan oleh Polda Papua.

Kepala Bidang Humas Polda Papua AKBP Mathias Krey mengatakan, aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi demonstrasi untuk melakukan pengamanan.

"Anggota Brimob dijadwalkan dikirim ke Fakfak untuk membantu mengamankan wilayah tersebut," katanya saat dihubungi Antaranews.com dari Jayapura, Papua.

(Tribunnews.com/Daryono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS - Kerusuhan Pecah di Fakfak Papua Barat, Kantor Dewan Adat dan Pasar Tumburuni Dibakar, https://www.tribunnews.com/regional/2019/08/21/breaking-news-kerusuhan-pecah-di-fakfak-papua-barat-kantor-dewan-adat-dan-pasar-tumburuni-dibakar?page=all.
Penulis: Daryono
Editor: Pravitri Retno Widyastuti

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved