Kisah Pilu Keluarga Korban Bom Bunuh Diri di Pesta Pernikahan

Kelompok yang menyebut diri mereka Negara Islam mengaku sebagai pelaku pengeboman, yang juga melukai lebih dari 180 orang.

Kisah Pilu Keluarga Korban Bom Bunuh Diri di Pesta Pernikahan
ist/reuters
Mirwais Elmi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mirwais Elmi, mempelai pria yang pesta pernikahannya menjadi sasaran serangan bom bunuh diri di ibu kota Afganistan, Kabul, mengaku telah "kehilangan harapan".

Seperti dilansir BBC Indonesia, dalam wawancara di televisi, Mirwais Elmi mengatakan istrinya selamat namun saudara laki-lakinya dan kerabatnya yang lain termasuk dalam 63 orang yang tewas dalam serangan pada hari Sabtu (17/8) itu.

Kelompok yang menyebut diri mereka Negara Islam mengaku sebagai pelaku pengeboman, yang juga melukai lebih dari 180 orang.

Ia menyalahkan Taliban karena "menyediakan platform bagi teroris". Taliban, yang sedang terlibat dalam perundingan damai dengan AS, mengecam serangan tersebut.

Dalam wawancara dengan Tolo News, Mirwais Elmi mengingat-ingat saat ia menyapa para tamu di aula pernikahan yang padat kemudian menyaksikan tubuh mereka diangkut keluar beberapa jam kemudian.

"Keluarga saya, istri saya syok, bicara saja mereka tidak bisa. Istri saya pingsan-pingsan terus," ujarnya.

"Saya kehilangan harapan. Saya kehilangan saudara laki-laki saya, saya kehilangan kawan-kawan saya, saya kehilangan kerabat saya. Saya tidak akan menemukan kebahagiaan lagi dalam hidup saya,” ujarnya.

"Saya tidak bisa menghadiri pemakaman [mereka], saya merasa sangat lemas ... Saya tahu ini bukan penderitaan terakhir bagi warga Afganistan, penderitaan akan berlanjut," imbuhnya.

Ayah pengantin wanita berkata kepada media Afganistan bahwa 14 anggota keluarganya tewas dalam serangan ini.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) mengatakan salah seorang petarungnya meledakan diri di satu "pertemuan besar" sementara yang lainnya "meledakan kendaraan yang sedang diparkir" ketika petugas tanggap darurat tiba.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved