News

Beasiswa Terkendala, Sehan Sebut 40 Persen Mahasiswa tak Lanjut Kuliah

Pemberian beasiswa di akhir semester dianggap gagal, Bupati Boltim Sehan Landjar, ubah ke program anak asuh.

Beasiswa Terkendala, Sehan Sebut 40 Persen Mahasiswa tak Lanjut Kuliah
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Bupati Boltim Sehan Landjar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemberian beasiswa di akhir semester dianggap gagal, Bupati Boltim Sehan Landjar, ubah ke program anak asuh.

Kata Sehan, waktu lalu pemerintah daerah anggarkan beasiswa kepada mahasiswa diakhir semester.

Namun tak efektif, karena hasil cek lapangan. Hampir 40 persen penerima, tidak melanjutkan hingga sarjana.

"Tahun sistemnya saya ubah dari beasiswa akhir semester ke tiap semester dibayar Pemda hingga delapan semester," ujar Sehan Landjar, Minggu (18/8/2019).

Kemungkinan dengan adanya program anak asuh, bisa memudahkan mahasiswa dalam biaya perkuliahan, sehingga bisa menyelesaikan sekolah hingga ke sarjana.

Rencananya ada 1000 mahasiswa bakal ditangung pemerintah daerah terkait biaya perkuliahan. Namun angka ini, bisa lebih, asalkan memenuhi persyaratan.

"Saya siap anggarkan, jika ada kelebihan jumlah mahasiswa," ujar Sehan lagi.

Lanjut dia, warga yang memiliki anak di bangku kuliah, segera melapor ke sangadi. Agar bisa diproses sesuai perayaratan berkas melalui TUP dan Badan Keuangan.

Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Oscar Manoppo mengatakan, memang berkas 179 mahasiswa telah masuk dan mendapat disposisi dari bupati, namun akan diverifikasi lagi.

"Program ini bernama anak asuh. Rencananya ada 500 mahasiswa akan diberi beasiswa selama 4 tahun," ujar Oscar Manoppo.

Kata dia, 179 mahasiswa tersebut masuk program anak asuh Pemerintah Kabupaten Boltim. Jadi masih ada 321 mahasiswa yang dicari menjadi anak asuh.

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp2,5 miliar rupiah. Setiap mahasiswa mendapat Rp5 juta rupiah per semester selama delapan semester atau empat tahun.

Lanjut dia, untuk mendapatkan beasiswa mahasiswa harus melampirkan kartu keluarga (KK), Surat Keterangan tidak mampu, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Mahasiwa, KRS, KHS, Surat Keterangan Aktif Kuliah, Surat Keterangan tidak masuk pada program bidik misi kemahasiswaan dan rekomendasi Bupati Boltim.

Ia menambahkan, total sudah masuk ke Badan Keuangan Daerah berjumlah 479 mahasiswa. Namum belum lengkap. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved