Sejarah Indonesia

Pengakuan Penembak Jitu Sniper Gagal Tembak Mati Bung Karno saat Salat 14 Mei 1962, Ini Penyebabnya

Dikisahkan dalam buku 'Soekarno Poenja Tjerita' terbitan Bentang tahun 2016 disebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada 14 Mei 1962.

Pengakuan Penembak Jitu Sniper Gagal Tembak Mati Bung Karno saat Salat 14 Mei 1962, Ini Penyebabnya
Kolase foto Tribunnews
Soekarno saat menjalankan Salat dan dijadikan target pembunuhan 

TRIBUN-MEDAN.COM - PENGAKUAN Penembak Jitu Sniper Gagal Tembak Mati Bung Karno saat Salat 14 Mei 1962, Ini Penyebabnya.

Presiden ke-1 Republik Indonesia Ir. Soekarno pernah menjadi target penembakan saat melaksanakan salat Idul Adha. 

Dikisahkan dalam buku 'Soekarno Poenja Tjerita' terbitan Bentang tahun 2016 disebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada 14 Mei 1962. 

Ketika itu Sanusi yang menjadi suruhan dari anak buah Kartosoewiryo, Mardjuk, diperintah untuk membunuh Soekarno.

Kartosoewiryo sendiri merupakan pimpinan Negara Islam Indonesia (NII).

Soekarno saat menangis dan Kartosuwiryo menjelang eksekusi.
Soekarno saat menangis dan Kartosuwiryo menjelang eksekusi. (via Tribun Jateng)

Selain itu, Kartosoewiryo sebenarnya juga salah satu teman Soekarno saat masih kos milik HOS Cokroaminoto,

di Gang Peneleh, Surabaya.

Mendapatkan perintah itu, Sanusi berusaha menjalankannya.

Baca: Naskah Lengkap Pidato Kedua Jokowi di Sidang Tahunan MPR RI 2019, Singgung Pemindahan Ibu Kota

Baca: Naskah Lengkap Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR RI 2019

Baca: 3 Polisi Terbakar saat Amankan Demo, Terekam Aksi Pelaku Penyiram Bensin, 15 Mahasiswa Diamankan

Ia pun menunggu momentum saat Soekarno salat Idul Adha di Istana.

Sanusi lantas menembakkan pistol miliknya ke arah Soekarno, tepatnya ketika sang presiden sedang salat.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved